ACT

15 SKPD di Pemkab Tabalong Dites Urine, Tiga Orang Positif Narkoba

0 270

AKTIF terhitung 12 Maret 2018, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tabalong sudah melakukan upaya pencegahan terkait penyalahgunaan narkoba dengan menggelar tes urine pada 15 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Tabalong.

DARI 5 SKPD tersebut, sebanyak 612 aparatur sipil negara (ASN) sudah diperiksa urinenya.  Alhasil, tiga orang dari 612 ASN tersebut terdeteksi menggunakan salah satu dari zat yang dilarang untuk dikonsumsi

Kepala BNNK Tabalong,  H Husni Thamrin, mengatakan tiga orang yang terdeteksi menggunakan obat-obatan terlarang tersebut terdiri dari dua tenaga kontrak dan satu orang ASN di lingkungan pemkab Tabalong.

BACA : Personel Polres HSU Tes Urine, Hasilnya Negatif Gunakan Narkoba

“Dari tiga orang tersebut, satu orang tenaga kontrak terdeteksi menggunakan ampethamine (AMP). Satu orang tenaga kontrak lainnya dan satu orang ASN menggunakan enzodiazepine (Bzo) atau zat psikotropika,” kata Kepala BNN Kabupaten Tabalong H Husni Thamrin dalam jumpa pers di Tanjung, Jumat (23/11/2018).

Dalam tes urine yang digelar oleh BNNK Tabalong tersebut sebanyak 6 parameter kandungan zat akan dapat terdeteksi, di antaranya adalah  ampethamine (AMP) yang terdapat pada ineks dan sabu, methampethamine (METH) yang merupakan turunan dari ineks dan sabu. Kemudian, COC atau cocaine, MOP atau morphine (MOP), THC yang ada di marijuana atau ganja dan benzodiazephine (Bzo) yang ada di pil koplo, megadone dan sejenisnya.

BACA JUGA : Awak Maskapai Dites Urine di Bandara Syamsudin Noor

Selain melakukan tes urine pada ASN, Husni Thamrin mengungkapkan BNNK Tabalong juga melakukan tes urine pada instansi vertikal, seperti pada Kementerian Agama, Pengadilan Agama, Rumah Tahanan (Rutan) dan Lapas Tanjung, Kantor Pajak Pratama, KPPN, PN Tanjung, Kejari Tabalong dan BPS Tabalong.

“Sampai saat ini, di sembilan nstansi vertikal di Tabalong juga sudah melakuka tes urine karyawannya. Ini merupakan upaya pencegahan terhadap penyahgunaan narkoba,” ujar Husni Thamrin.

Ia menjelaskan BNNK Tabalong juga terus menyosialisasikan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba (P4BN) terhadap 195.088 orang.

Menurut dia, dari jumlah peserta terbanyak adalah para ASN dengan 191.135 orang. Disusul, pengetahuan terhadap P4BN adalah pelajar dan mahasiswa ebanyak 3100 orang, masyarakat umum sebanyak 628 orang,  swasta 126 orang dan TNI sebanyak 100 orang.(jejakrekam)

 

Penulis Hery Yusminda
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.