Membanggakan, Sofia Mawaddah Ukir Prestasi di MTQ Internasional Maroko

PUTRI terbaik Kalimantan Selatan kembali mengukir prestasi internasional. Usai qori Muhammad Rizqon yang menyabet juara III MTQ Internasional di Turki pada 2017, kini giliran hafizah Sofia Mawaddah Al Insyirah.

MAHASISWI program studi Ilmu Alquran dan Tafsir Program Khusus Ulama UIN Antasari Banjarmasin ini mengukir namanya sebagai terbaik IV golongan 5 juz dan mujawad MTQ Internasional 2018 yang berlangsung di Maroko.

Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalimantan Selatan Fakhfuddin pun mengaku bangga sekaligus bersyukur atas prestasi yang diukir putra-putri Banua di kancah internasional.

“Memang, Sofia Mawaddah Al Insyirah merupakan hafizah (penghapal Alqur’an putri) dipilih Kementerian Agama RI untuk mewakili Indonesia di MTQ Internasional yang berlangsung di Maroko pada November ini,” ucap Fakfuddin saat ditemui jejakrekam.com, di Kantor LPTQ Kalsel, Banjarmasin, Kamis (15/11/2018).

Pria yang juga menjabat Kabid Penais Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Kalsel ini mengatakan dengan menyabet juara harapan (IV), Sofia Mawaddah membuktikan diri bisa bersaing dengan hafiz dan hafizah dari negara-negara peserta MTQ internasional itu.

“Ke depan, prestasi semacam Rizqon yang pernah juara II MTQ internasional di Turki, dan sekarang Sofia Mawaddah bisa menjadi menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Terutama, generasi-generasi kita di Banua, bahwa ternyata dengan bekerja keras kita bisa mendapatkannya,” tuturnya.

Ia mengungkapkan sosok Sofia Mawaddah juga membuktikan bahwa Banua yang menjadi salah satu gudang qori-qoriah dan hafiz-hafizah di Indonesia. “Kalau sudah berbicara di tingkat internasional, berarti juga membawa harum nama Banua. Ya, bukti urang Banjar juga dikenal di dunia internasional,” kata Fakhfuddin.

Kebanggaan juga disuarakan Abdul Haris Makkie. Ketua Umum LPTQ Kalsel Abdul Haris Makkie mengucapkan selamat atas prestasi Sofia Mawaddah di MTQ internasional di Maroko.

“Kita bukan bicara jadi juara. Tapi bagaimana agar sosok seperti Sofia Mawaddah itu bisa memotivasi masyarakat Kalsel sebagai suatu kekuatan spiritual yang dapat memberi kedamaian dan ketentraman bagi Banua,” tuturnya.

Sekdaprov Kalsel ini mengatakan pihaknya terus memompa semangat para qori-qoriah, hafiz-hafizah dan lainnya agar terus mengukir prestasi dalam semua cabang MTQ. “Apalagi, prestasi di bidang membaca Alquran di Kalsel sangat luar biasa. Kita berharap generasi muda kita tak hanya mengukir prestasi, utamanya lagi adalah mencintai Alquran,” kata Ketua PWNU Kalsel ini.

Haris Makkie memastikan agar sgera menyiapkan bonus bagi Sofia Mawaddah yang telah mengharumkan nama Indonesia dan Kalsel di dunia internasional. “Ya, pasti ada bonus yang akan diberikan LPTQ Kalsel,” pungkasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS