Peringati Harlah ke-4, UNU Kalsel Seminarkan Tantangan NU di Era 2.0

MEMPERINGATI Hari Lahir Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Selatan  yang ke-4, perguruan tinggi milik Jam’iyah NU ini  melaksanakan sejumlah kegiatan. Kegiatan intra kampus dilaksanakan selama sepekan, sedang di luar kampus dihelat empat hingga lima bulan.

HAL ini diungkapkan Pjs Rektor Universitas NU Kalsel Bidang Akademik, Penelitian dan Perencanaan, HM Syarbani Haira, kepada awak media, Selasa (16/10/2018) di Kampus Universitas NU Kalsel, Jalan A hmad Yani KM 12,5, Gambut, Kabupaten Banjar.

Dia mengungkapkan sejumlah kegiatan di dalam kampus antara lain Seminat dan Lokakarya ke-NU-an dengan tema  Optimisme dan Tantangan NU di Era 2.0″. Semiloka ini dilangsungkan di Kampus UNU, Jalan Achmad Yani KM 12,5 Gambut ini menampilkan 3 pembicara, masing-masing Dr  Ahmad Saifudin, Dr Humaidi Abdusami dan Prof Dr KH Ahmad Fahmy Arief, MA.

“Kami berharap dari semiloka ini muncul ide dan gagasan yang brilian serta genuine bagi kontinyuitas NU di masa depan,” tutur Syarbani.

Mantan dosen IAIN Antasari Banjarmasin ini mengungkapkan kegiatan internal lainnya adalah syukuran 4 tahun UNU yang disertai shalat hajat dan istighosah, peresmian Masjid Kampus, serta olahraga dan bersih-bersih kampus.

Tak hanya itu, kegiatan internal dalam rangkaian Harlah UNU Kalsel ke-4 juga diisi beragam kegiatan eksternal. Menurut Syarbani, kegiatan positif itu salah satunya adalah pelibatan masyarakat dalam kegiatan lomba pidato, menulis opini dan pembuatan karya kreatif media instagram. Kegiatan ini ditutup 31 Desember 2018.

“Pemenang lomba akan diberikan berbagai hadiah, dan pengumumannya disampaikan 31 Januari 2019, tepat Harlah NU ke-93,” ucap mantan Ketua PWNU Kalsel ini.

Syarbani juga mengungkapkan kegiatan kemasyarakatan lainnya seperti diadakannya program magang mahasiswa UNU di sejumlah kantor dan sekolah, termasuk pesantren dan berbagai lembaga lainnya.

“Puncaknya awal 2019 KKN Perdana mahasiswa UNU Kalsel. Tempat KKN masih dalam proses negosiasi. Beberapa usulan dari dosen dan mahasiswa, KKN-nya memilih di luar negeri,” kata Katib Syuriah PWNU Kalsel ini.(jejakrekam)

Penulis Sayyidil Ahmada
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...