ACT

Tak Ada Peta Riil, Raperda Lahan Gambut di Kalsel Sulit Diwujudkan

0 208

RAPERDA Pengelolaan Lahan Gambut tampaknya masih sulit untuk segera disahkan menjadi Perda, walau telah beberapa kali dilakukan pembahasan oleh yang berkompeten.

HAL itu disebabkan penyediaan materi penting, berupa pemetaan kawasan lahan gambut yang tersebar di kabupaten dan kota di Kalsel belum tersaji secara pasti.

Fakta itu terungkap saat Tim Restorasi Gambut Daerah Kalsel bertemu Komisi III DPRD Kalsel, Senin (24/9/2018).

“Saya sudah sampaikan pada pertemuan Juli lalu, kepada dinas lingkungan hidup agar memberikan data peta lahan gambut yang ada di Kalsel. Dengan begitu, pembahasan Raperda diharapkan efektif,” ujar Ketua Pansus Raperda Lahan Gambut Puar Junaidi.

Ia mengingatkan, tanpa adanya data pemetaan kawasan gambut secara akurat, maka sangat sulit untuk pembahasan selanjutnya, sebab tidak diketahui lahan yang termasuk di kawasan gambut.

Menurut politisi Golkar ini, provinsi hanya bertugas memfasilitasi Raperda yang masuk, sementara yang memiliki wilayah adalah kabupaten/kota. Karenanya, ia meminta dinas lingkungan hidup untuk bekoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait pemetaan.

“Kami tak ingin nantinya ada kekeliruan. Pemetaan harus konkrek dulu, karena ada kawasan gambut yang masuk areal pertambangan, pertanian, atau perkebunan,” tegasnya.

Ketua TRGD Kalsel Saut Nathan Samosir mengatakan pemetaan dari pihaknya sudah ada. Karenanya, itu yang akan dilaksanakan pihaknya saat ini. Tetapi, untuk cakupan yang lebih luas lagi sesuai yang ada di provinsi, maka pansus menginginkan data melalui Dinas Lingkkungan Hidup (DLH) Kalsel untuk koordinasi dengan DLH kabupaten/kota.

Sejauh ini, pihaknya hanya melakukan pembahasan lahan pada peta indikatif BRG sesuai tahun 2016. “Mungkin lahan gambut di Kalsel lebih luas dari yang dipetakan BRG,” katanya.

Peta gambut pada BRG seluas 120 ribu hektare, dengan target 38 ribu hektare pembasahan hingga tahun 2020.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.