Puncak Arus Balik Lebaran Idul Fitri Diprediksi Terjadi pada Sabtu Ini

0

ARUS mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah di poros utama Kalimantan Selatan, mulai dipadati pengendara.

KONDISI ini terlihat di ruas Jalan Achmad Yani dan jalan raya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (6/5/2022). Empat hari pasca lebaran Idul Fitri 2022, sejumlah ruas jalan masih ramai padat. Terutama, arus mudik maupun arus balik menuju ke Kandangan atau ke Banjarmasin. Bahkan, sempat memicu kemacetan di beberapa titik.

“Arus mudik sudah terjadi sejak hari kedua setelah Idul Fitri, tepatnya pada 3 Mei 2022 hingga sekarang,” ucap petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten HSS, Ahmad Sani kepada awak media.

Menurut dia, titik kemacetan pun tampak terlihat di Desa Pakumpayan Kecamatan Angkinang, Parincahan. Ini dikarenakan di dua titik tersebut tedapat banyak rumah makan yang disinggahi oleh pengendara,

BACA : Pantau Arus Mudik Lebaran Tahun 2022, Ini Catatan Ombudsman Kalsel

“Mereka memarkir kendaraan hingga memasuki badan jalan, dan memasuki hari keempat setelah Idul Fitri, suasana arus mudik maupun aurs balik masih ramai terlihat,” ucap Sani.

Meski padat merayap, Sani mengatakan tidak mengakibatkan macet parah, karena arus lalu lintas masih tergolong lancar. Selain di Desa Pakumpayan dan Parincahan,  wilayah Bundaran Ketupat Desa Hamalau, Sungai Raya dan Simpang Empat Kompi Senapan C Kandangan juga mulai dipadati para pengendara.

BACA JUGA : Hadapi Arus Mudik Lebaran 2022, Basarnas Banjarmasin Sebar 85 Personel di 4 Titik Pantau

Menurut Sani, untuk mengurai kepadatan lalu lintas, petugas gabungan dari Dishub dibantu Polres HSS dan Kodim 1003/Kandangan juga turun ke lapangan. Termasuk, mendirikan rest area atau tempat peristirahat bagi para pemudik yang kelelahan dalam perjalanan.

“Kami memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Sabtu (7/4/2022) hingga Minggu malam. Namun, untuk kemacetan tidak terlalu parah, karena semua bisa diatasi sehingga hanya terjadi padat merayap,” tutur Sani.(jejakrekam)

Penulis Iwan Sanusi
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.