Husairi Abdi

Elektabilitas Parpol di Panel Survei Indonesia, Ini Hasilnya

0

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai politik (Parpol) dengan elektabilitas tertinggi 12,7 persen. Disusul Partai Golkar 12,4 persen dan Partai Gerindra 11,9 persen. Lalu Partai Demokrat 8,9 persen, PKB 7,1 persen dan Partai NasDem 6,8 persen, serta PKS 6,1 persen. Kemudian PAN 3,3 persen, PPP 2,6 persen.

HAL INI berdasarkan hasil survei yang dilakukan Panel Survei Indonesia (PSI) dan dirilis hari, Minggu, 2 Januari 2022.

Survei ini dilakukan pada 14 sampai dengan 29 Desember 2021 dengan melibatkan 1.820 orang responden yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia, menggunakan metode multi stage random sampling. Tingkat toleransi kesalahan survei PSI ini kurang lebih 2,3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. “Temuan survei juga menunjukkan preferensi masyarakat pada partai politik dengan elektabilitas PDIP mencapai 12,7 persen,” ujar Direktur Eksekutif PSI, Andri Gunawan pada wartawan.

BACA: Jika Digelar Pileg Hari ini, Elektabilitas Parpol di Survei CISA

Untuk parpol lainnya dengan elektabilitas yakni PSI meraih 1,3 persen, Perindo 1,3 persen. Hanura 1,1 persen, PBB 0,9 persen, PKPI 0,8 persen, Berkarya 0,8 persen, dan Garuda 0,8 persen.

Lalu, lanjut Andri, parpol baru yang tengah membentuk kepengurusan untuk ikut serta dalam Pemilu 2024 hanya Partai Prima yang menjadi preferensi publik dengan tingkat elektabilitas 1,4 persen.  “Disusul Partai Gelora 0,7 persen, Partai Ummat 0,2 persen dan sisa yang belum memilih sebanyak 18,9 persen,” imbuhnya. (jejakrekam)

Panel Survei Indonesia yakni :

PDIP 12,7 persen

Golkar 12,4 persen

Gerindra 11,9 persen

Demokrat 8,9 persen

PKB 7,1 persen

NasDem 6,8 persen

PKS 6,1 persen

PAN 3,3 persen

PPP 2,6 persen

PSI 1,3 persen

Perindo 1,3 persen

Hanura 1,1 persen

PBB 0,9 persen

PKPI 0,8 persen

Berkarya 0,8 persen

Garuda 0,8 persen

Prima 1,4 persen

Gelora 0,7 persen

Partai Ummat 0,2 persen

Belum Memilih 18,9 persen

Penulis ril/afdi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.