Husairi Abdi

Syaifullah Tamliha : Kedepan Pemilu Direncanakan Dengan Sistem Online

0

KETUA Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan DPP PPP, H Syaifullah Tamliha, mengingatkan dan meminta jajaran pengurus dan para kader partainya, agar terus mampu berinovasi dan melek teknologi.

SEBAB, kata dia, pesatnya arus teknologi masa kini, turut mempengaruhi sistem dan pola kerja di berbagai aspek, termasuk kemungkinan pemilihan umum melalui sistem online, dan tak lagi menggunakan cara manual.

“Jadi kemungkinan besar nanti pemilu dan coblos itu tidak lagi manual, tapi cara online,” ujar Syaifullah Tamliha saat pembekalan kepada pengurus dan kader PPP yang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Balangan di Kota Banjarmasin, Senin (22/11/2021) petang.

BACA : Pilih Formatur Kepengurusan, DPC PPP Balangan Gelar Muscab IX

Karenanya lanjut dia, semua harus mau belajar dan siap menyongsong segala perubahan di era digitalisasi ini.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PPP ini membeberkan, pemerintah pusat mempercepat dunia digitalisasi di Indonesia, yang semula diplaning tuntas 10 tahun, (2020 sampai 2030), namun karena pandemi Covid-19, maka memaksa pemerintah pusat mempercepat tuntas di tahun 2024 mendatang.

Karena itu pemerintah pusat kemudian membangun jaringan internet fiber optik di bawah permukaan laut dan di daratan serta membeli satelit dengan anggaran sebesar Rp 23 triliun.

“Kita sudah membangun jaringan internet fiber optik 23 kilometer dibawah permukaan laut dan juga 22 juta kilometer di daratan,” sebut Tamliha.

Pembangunan jaringan internet itu lanjut Tamliha tujuannya agar rakyat Indonesia bisa menikmati proses sumberdaya yang dimiliki untuk mendapatkan hak yang sama di dalam jaringan baik usaha maupun kegiatan-kegiatan lainnya.

“Kita berharap di 2024 bagi daerah yang tergolong 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan) itu 100 persen internet sudah dinikmati hingga kecamatan dan desa,” terangnya.

Dalam mendorong percepatan era digitalisasi itu, pemerintah dan DPR telah mealokasikan anggaran sebesar Rp 23 triliun untuk membeli satelit yang dipasang di atas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain soal digitalisasi, Tamliha juga mengingatkan kepada para kadernya, agar terus menjaga kekompakan dan kesolidan di internal partai berlambang kabah berbalut merah putih ini sehingga terus mampu merawat pembangunan yang tengah berjalan.(jejakrekam)

Penulis Ipik G
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.