Diisi Penjabat Bupati Dua Tahun, Ada 4 Kepala Daerah di Kalsel Berakhir pada 2023 dan 2024

0

HARI pemungutan suara pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2024 telah disepakati berlangsung pada Rabu, 27 November 2024 nanti. Untuk di Kalimantan Selatan, dipastikan ada enam pasangan bupati-wakil bupati bakal berakhir pada 2022, 2023 hingga 2024.

BERDASAR data yang dihimpun jejakrekam.com, untuk masa jabatan Bupati-Wakil Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS-Rahmadian Noor bakal berakhir pada 4 November 2022 mendatang.

Sementara, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid bersama wakilnya, Husairi Abdi yang sudah dua periode, berakhir lebih awal pada 10 Oktober 2022. Sedangkan, tiga duet kepala daerah-wakil kepala daerah lainnya, berbarengan masa berakhirnya. Sebut saja, Bupati Tanah Laut H Sukamta bersama sang wakil, Abdi Rahman akan berakhir pada 19 September 2023 mendatang.

Genap lima tahun menjabat dan dua periode, Bupati Tapin HM Arifin Arpan bersama Wabup H Syafrudin Noor juga mengakhiri masa jabatannya pada 19 September 2023. Begitupula, di daerah tetangganya, duet Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Achmad Fikry bersama Wakil Bupati Syamsuri Arsyad akan berakhir masa jabatannya pada 19 September 2023.

BACA : Hasil Pemilu 2024 Jadi Syarat Pencalonan Kepala Daerah di Pilkada 2024

Jika Achmad Fikry sudah dua periode, karena sebelumnya berduet dengan kader PKS, Ardiansyah, berbeda dengan Syamsuri Arsyad hanya satu periode. Terlama adalah Bupati Tabalong Anang Syakhfiani yang sudah dua periode. Pertama bersama Zony Alfianoor dan kini bermitra dengan Wabup Mawardi akan ‘melepaskan’ jabatannya pada 17 Maret 2024 mendatang.

Koordinator Divisi Teknis KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Hatmiati Masy’ud mengakui dalam menghadapi gelaran pilkada serentak pada 2024, bagi para kepala daerah yang berakhir masa jabatannya akan diisi penjabat bupati atau pelaksana tugas bupati.

“Ya, ada enam kabupaten yang akan melaksanakan pilkada serentak pada 2024 mendatang. Yakni, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan,Kabupaten Tabalong, Kabupaten Tapin serta Kabupaten Tanah Laut,” tutur Hatmiati kepada jejakrekam.com, Jumat (17/9/2021).

BACA JUGA : Berpotensi Jadi Cabup Tabalong, H Mansyur Minta H Sani Maju di Pilkada 2024

Menurut dia, para kepala daerah itu rata-rata berakhir sebelum digelarnya pilkada serentak yang berlangsung pada 27 November 2024 nanti.

“Seperti masa jabatan Bupati-Wakil Bupati Batola berakhir pada 2022, begitupula untuk jabatan serupa di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ucap mantan anggota KPU HSU ini.

Hatmiyati menegaskan jika masa jabatan kepala daerah berakhir, sesuai aturan perundang- perundangan akan diisi oleh para penjabat bupati. “Kriteria penjabat bupati itu adalah pejabat eselon II di Pemprov Kalsel maupun pejabat eselon II di Kemendagri,” kata Hatmiati.

Masih menurut dia, dari enam kabupaten yang ada di Kalsel, maka hanya dua kabupaten yakni Batola dan HSU yang akan dijabat penjabat kepala daerah selama dua tahun lamanya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.