Bawa Amplop Merah, Aliansi BEM se-Kalsel Sindir Kepemimpinan Jokowi-Maruf

0 151

LAGI dan lagi, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Kalimantan kembali berdatangan memadati ruas Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Selasa (20/10/2020) pagi.

MENARIKNYA,
dalam aksi kali ini mahasiswa bukan hanya menolak omnibus law. Mereka juga akan menggelar mimbar bebas refleksi tepat satu tahun kepemimpinan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Pantauan jejakrekam.com di lapangan, massa dari mahasiswa yang kompak mengenakan jaket almamater asal perguruan tinggi masing-masing itu juga kompak membawa amplop merah.

BACA :  Dua Ruas Jalan Ditutup, Aksi Demo Tolak UU Ciptaker Jilid III Kembali Digelar

Amplop berwarna merah tersebut sebagai sindiran tanda raport merah terhadap setahun belakangan kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

“Satu tahun sudah kepemimpinan Jokowi dan Ma’ruf Amin berjalan, tak satupun hak asasi manusia dituntaskan,” ucap Koordinator Wilayah BEM se-Kalsel, Ahdiat Zairullah dalam orasinya.

Selain itu, mereka juga mengatakan bahwa janji orang nomor satu RI yang menyatakan siap menyediakan ribuan lapangan kerja, masih tak terbukti.

BACA JUGA : ULM Pastikan Tak Ada Pencabutan Beasiswa Bagi Mahasiswa Yang Ikut Demo

“Nyatanya saat ini masih banyak warga kita yang butuh pekerjaan. Justru pemerintah lebih mengutamakan tenaga kerja asing,” tegasnya.

Berbeda dari sebelumnya, aksi damai mimbar bebas kali ini hanya diikuti oleh sedikitnya seratus lima puluh mahasiswa dari lintas kampus.

Tujuan mereka kali ini tidak lagi memasuki gedung DPRD Kalsel. Ratusan mahasiswa ini hanya melakukan orasi di bundaran Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

“Kali ini kami memang kami tidak sebanyak kemarin. Aksi kami sebagai bentuk dukungan kepada kawan-kawan di luar sana,” ujar salah seorang pentolan aksi lainnya.

Hingga diturunkannya berita ini, demonstran aksi tolak UU Omnibus Law jilid III sekaligus mimbar bebas refleksi satu tahun kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin masih terus berlangsung.(jejakrekam)

Penulis M Syaiful Riki
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.