Husairi Abdi

Warga Desa di HSU Kebanjiran di Tengah Wabah Corona

0

SUDAH jatuh, tertimpa tangga pula. Kondisi ini menggambarkan apa yang dialami sejumlah warga desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di tengah wabah virus Corona (Covid-19).

KONDISI ini dialami warga Sungai Turak, yang harus berjibaku dengan kondisi banjir merendam pemukiman dan ruas jalan. Bahkan, di tengah wabah Corona ini, mereka tak berani mencari ikan banyak-banyak, akibat pasar lagi lesu.

“Ya, sudah satu minggu ini, rumah-rumah yang ada di Desa Sungai Turai, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten HSU kebanjiran. Mereka juga terancam kehilangan penghasilan, akibat wabah Corona,” ucap Ketua Brigade 08 Kabupaten HSU, Emma Rivilla kepada jejakrekam.com, Jumat (10/4/2020).

BACA : Masyarakat HSU Mendapat Bantuan Fasilitas Tempat Cuci Tangan Dari Bank Kalsel

Ia mengungkapkan dari hasil pantauan di lapangan, banyak warga yang enggan mencari ikan, karena harga jual sangat murah akibat terdampak wabah Corona.

“Banyak warga yang justru membarter ikan dengan singkong, karena tidak bisa membeli beras,” ucap Emma.

Tergerak dengan kondisi itu, Emma dan Suhu Community serta relawan lainnya pun turun tangan ke desa-desa yang sangat rentan miskin, bahkan terdampak langsung dari wabah Corona.

BACA JUGA : Disumbang Batola-HSU dan Tanbu, ODP Covid-19 di Kalsel Melonjak Naik

“Kami belum melihat ada anggota dewan baik DPRD HSU maupun DPRD Kalsel yang membantu warga desa sedang kesusahan tersebut. Apalagi, banjir terus bertambah di desa itu,” tutur Emma.

Menurut dia, masyarakat sangat berharap bantuan, karena saat ini harga bahan pokok naik, sementara pendapatan terjun bebas, akibat pasar sepi di tengah wabah Corona.

“Sebelumnya kami juga membagi beras, kurma dan lainnya kepada warga di Babirik, Alabio, Rantau Karau Tengah, Kecamatan Amuntai Utara dan Desa Palampitan,” ucap Emma.

Ia berharap agar semua elemen masyarakat, khususnya kalangan berpunya bisa tergerak membantu warga desa yang justru turut terdampak dari wabah Corona. “Kehidupan warga yang pas-pasan, bahkan nyaris miskin patut dipikirkan akibat wabah Corona, mereka akan makin miskin jika tak dibantu,” imbuh Emma.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.