Pilkada Kalsel 2020, Petahana Bukan Jaminan untuk Diusung Partai Nasdem

0 285

PELAMAR bakal calon gubernur dari petahana punya peluang besar untuk diraih oleh Partai Nasdem Kalsel karena secara kalkulasi lebih memiliki nilai jual ‘plus’ sebab sudah memiliki basis massa pemilih yang permanen.

NAMUN, kelebihan yang telah dimiliki tersebut bukan satu-satunya jaminan untuk bisa dipilih oleh lartai Nasdem sebagai calon yang didukung di Pilkada Kalsel 2020.

“Sebab, yang akan memutuskan calon pelamar bisa maju dari partai Nasdem, itu ditetapkan oleh DPP pusat,” ujar Ketua Bappilu DPP Partai Nasdem Achmad Effendy Choirie, usai menggelar Rapat Pleno Penyampaian Visi Misi Bakal Calon Gubernur/Wakil Gubernur Kalsel, Sabtu (2/11/2019).

Lazimnya, lanjut dia, calon dari petahan ini sudah memiliki basis pemilih permanen minimal 27 persen, bahkan bisa lebih. Kendati tidak juga mengesampingkan balon lainnya. Sebab, semua balon yang menyampaikan visi misi, rata-rata memiliki pengetahuan cukup dan mengenali permasalahan di provinsi ini.

BACA : Sahbirin dan Denny Indrayana Absen Penyampaian Visi-Misi di Nasdem

Karena itu, nantinya, semua berkas pelamar gubernur dan wakil gubernur yang masuk di DPW Nasdem Kalsel, akan dikirim ke DPP. ” Nanti DPP yang menutuskan dan menetapkannya,” kata politisi senior yang akrab disapa Gus Choi ini.

Ketua DPW Partai Nasdem Kalsel H Guntur Prawira, membenarkan bahwa DPP Partai Nasdem yang akan memutuskan setelah mendengarkan masukan dari masing-masing DPD dan DPW.

Figur yang melamar untuk gubernur maupun wakil gubernur di DPW Nasdem Kalsel, yakni Nindya Nazara Baharuddin, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, Martinus, Sofwat Hadi, Rosehan NB, Sahbirin Noor, dan Denny Indrayana.

BACA JUGA : Bulat Usung Sahbirin Noor, Golkar Hanya Jaring Calon Wagub Kalsel

Sahbirin Noor dan Denny Indrayana tidak hadir menyampaikan visi misi secara langsung di Kantor DPW Partai Nasdem Kalsel. “Dua calon ini tidak hadir langsung menyampaikan visi misi, tapi mereka mengirimkan visi misinya secara tertulis kepada kita,” beber Guntur Prawira.

Disinggung apakah mempengaruhi penilaian bagi bakal calon yang tak hadir langsung menyampaikan visi-misinya? Pimpinan DPW Partai Nasdem ini, menyatakan tidak masalah. Sebab visi misi tertulis yang disampaikan kepada DPW tetap akan dikirim ke DPP untuk diseleksi lebih lanjut.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.