Macet, Pohon Median Jalan Patah, Kawasan Kayutangi Direndam Banjir

0 412

RUAS Jalan S Parman dan Jalan Brigjen H Hasan Basry, direndam banjir. Hujan deras yang disertai petir pada Rabu (5/12/2018), pukul 15.00 Wita, hingga pukul 17.30 Wita atau dua jam lebih, membuat kawasan itu tergenang. Akibatnya, kemacetan pun tak terhindarkan.

TAK hanya itu, pohon yang berada di media jalan kawasan Kayutangi juga patah, dan sebagian lainnya roboh.  Pohon yang patah dan tumbang itu berada di media jalan yang dulunya ada belokan usai ditutup Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin. Kemudian dijadikan taman tersebut.

Gara-gara air tergenang di bagian bahu jalan, tepatnya di saluran drainase yang diduga mampet, arus lalu lintas di depan Gedung Sultan Suriansyah dan kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sempat macet.

Beberapa mahasiswa yang hendak pulang dari kuliah, terpaksa mengumpul, karena trotoar yang berada di dekat parit Kayutangi, juga tergenang air.

Pantauan jejakrekam.com di lapangan, para mahasiswa dan pengguna jalan tampak berebutan. Mereka menghindari genangan air, serta beberapa pohon yang tumbang, dan patah bisa mengancam pengendara.

BACA : Hujan Sebentar, Kawasan Jalan Hasan Basry Kayutangi Sudah Diserbu Air

“Hujan lebat ini benar-benar membuat kawasan Kayutangi menjadi banjir. Seharusnya, cepat diatasi, karena tiap kali hujan lebat dengan debit air tinggi, maka jalanan ini langganan tergenang,” ucap Dani, seorang mahasiswa ULM kepada jejakrekam.com.

Ia berharap masalah klasik ini cepat diatasi, jika tak ingin air hujan bertemu dengan luapan air sungai mengumpul di ruas jalan. Bahkan, sejumlah komplek perumahan yang berada di kawasan Kayutangi, termasuk di kawasan Cendana dan Cemara Raya teredam.

Begitupula, Juhri, warga Banjarmasin menyesalkan dengan penutupan U-Turn di kawasan Kayutangi, justru makin membuat volume kendaraan bermotor menumpuk. Ini ditambah lagi, ada tumpukan material pengerjaan pagar dan taman di depan kampus ULM, turut mempersempit lebar jalan.

Sayangnya, pejabat yang menangani drainase di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Rasyidah, beberapa kali dikontak jejakrekam.com, belum ada sahutan.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.