Ibnu-Arifin-Calon

80 Tahun Keuskupan Banjarmasin untuk Rangkul Kebersamaan dan Memperkuat Keimanan

0 304

PUNCAK peringatan 80 tahun Keuskupan Banjarmasin yang digelar di Gedung Sultan Suriansyah, Minggu (14/10/2018), dihadiri Uskup dari Kalteng dan Kaltim, serta dari utusan dari Makassar.

KASI Humas peringatan 80 tahun Keuskupan Banjarmasin Djono Purwadi mengungkapkan, kegiatan ini juga dihadiri puluhan pastor dan ribuan umat Katolik di Kalsel dan sekitarnya. “Hadir pula Ketua FKUB Kalsel Mirhan AM dan Asisten II Setdakot Banjarmasin Doyo Pudjadi,” katanya.

Pihaknya dalam peringatan ini juga menginginkan kehadiran Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. “Kami sudah menghubungi pihak protokol tapi tidak aktif. Kami memaklumi mungkin Gubernur Kalsel ada kesibukan lain,” ucapnya.

Uskup Keuskupan Banjarmasin Mgr Petrus Boddeng Timang mengatakan, tema peringatan 80 tahun Keuskupan Banjarmasin adalah “Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik, kekal abadi kasih setia-Nya” dengan sub tema “Teguh dalam iman, berkorbar dalam kasih, dalam membangun persaudaraan sejati di Bumi Banjarmasin”.

Menurutnya, sekarang ini dengan kemajuan teknologi banyak informasi yang disodorkan kepada masyarakat, ada berita benar dan tidak benar. “Maka kuncinya adalah kekuatan iman yang harus kita pegang,” ujarnya.

Diungkapkannya, Keuskupan Banjarmasin dalam program lima tahun ini adalah bagaimana umat Katolik mengetahui kekuatan imannya, menghayati, memahami serta menghayati nilai-nilai yang diajarkan, kemudiam diwujudkan dalam hidup sehari-hari. “Inilah yang menjadi rangkaian dari visi dan misi Gereja Katolik di Kalsel,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, juga menunjukkan kebersamaan dan kemandirian umat Keuskupan Banjarmasin, yang terdiri dari berbagai latar belakang suku dan budaya yang berbeda, dipersatukan oleh iman akan Yesus Kristus.

“Momentum akbar juga dilakukan untuk merangkul kebersamaan serta kerjasama yang sudah terjalin selama 80 tahun antara Keuskupan, gereja dengan pemerintah, dan umat Katolik dari provinsi sampai di tingkat basis desa,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani
-  I K L A N  -

- I K L A N -

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.