Husairi Abdi

Desain Arangan Terus Digenjot, Kerajinan Tangan Dayak Meratus Makin Diminati

0

ARANGAN. Kerajinan khas Dayak Meratus terus dikembangkan. Arangan atau anyaman berbahan tirik, bambu yang diserut kecil atau bulur akar ini makin bernilai ekonomis dan dilirik pasar kerajinan tangan di Kalimantan Selatan.

PARA pengrajin pun terus diasah kemampuannya dalam teknik desain dan inovasi tirik oleh Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Balangan di Pendopo Dekranasda Balangan di Paringin, 4-7 Oktober 2018.

Ada 30 peserta yang mengikuti pelatihan inovasi arangan tirik ini. Para narasumber juga berkompeten seperti Kasi Industri Hutan Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel Hasanah, Kabid Perindustrian Dinas Koperasi Megawati, UKM dan Perindustrian Kabupaten Balangan dan Sekretaris Dekranasda Balangan Aspariah.

“Kami berterima kasih kepada Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Balangan yang mau bekerjasama dalam mengembangkan kerajinan khas Dayak Meratus ini, ucap Hasanah.

Begitupula, Sekretaris Dekranasda Balangan Aspariah berharap pelatihan ini makin mengasah kemampuan para pengrajin. Ini mengingat bahan baku banyak tersedia di Balangan.

“Perlu diingat, inovasi dalam anyaman harus terus dilakukan untuk menciptakan produk yang bernilai ekonomis tinggi serta prestisius. Supaya ketika orang melihat produk itu, maka pikiran orang langsung tertuju ke Balangan,” ungkapnya.

Kabid Perindustrian Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Balangan, Megawati optimistis, kerajinan arangan berbahan dasar tirik ini akan menjadi produk khas Kabupaten Balangan dan laku di pasaran.

“Dari beberapa pameran yang sudah kita ikuti baik provinsi maupun nasional, anyaman tirik ini selalu menjadi primadona dan diminati pengunjung walaupun harganya tinggi,” ungkapnya.

Selain itu, menurut dia, ini juga salah satu lanjutan tugas pihaknya yaitu fokus mengembangkan kerajinan lokal. Mega menceritakan dalam memajukan kerajinan arangan, beberapa waktu lalu, sentra pembuatannya seperti di Dusun Hampang, anak Desa Uren, Kecamatan Halong, telah dikunjungi.(jejakrekam)

 

Penulis Gian
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.