ACT

Pasar Harum Manis dan Sentra Antasari Sepi

0 130

TIBANYA Ramadhan 1441 H tinggal menghitung hari. Maka, sebagaimana biasanya, harga barang kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Tak terkecuali di Pasar Harum Manis dan Sentra Antasari, Banjarmasin.

NAMUN, kali ini ada yang tak biasa di dua pasar yang biasanya sangat ramai itu. Pantauan jejakrekam.com, Rabu (18/3/2020), kondisinya terasa sangat sepi. Menurut para pedagang, hal ini merupakan imbas dari wabah virus Corona.

“Sepertinya, masyarakat mematuhi himbauan pemerintah untuk mengurangi keluar rumah berimbas. Jadinya ya pasar sepi,” kata Supriyadi, seorang pedagang di Pasar Sentra Antasari.

Supriyadi mengakui ada penurunan omset penjualan. “Anda lihat sendiri keadaan sekarang, sepi pengunjung. Tapi, kami tetap optimistis. Saya tetap membuka seperti biasa. Saya berharap musibah ini cepat selesai,” ujarnya.

Sementara itu, di dua pasar yang menjual barang-barang kebutuhan sehariharo alias sembako ini, harga barang sudah mulai naik. Harga bawang merah misalnya, sudah bertengger di angka Rp 27.000 per kilogram (grosir). Sedangkan bawang putih di kisaran Rp 30.000 per kilogram.

BACA : Siaga Darurat Corona, Pasar Wadai Banjarmasin Terancam Ditiadakan

Rahman, salah seorang pedagang di Sentra Antasari, mengaku bahwa harga barang-barang sembako sudah mulai bergerak naik, meski tak terlalu mencolok. “Bawang merah misalnya, mulai naik dari Rp 27 ribu ke Rp 29 ribu per kilogram,” ujarnya. 

Rahman mengaku stop barang-barang sejauh ini masih mencukupi untuk beberapa waktu ke depan. “Alhamdulillah, stok barang masih banyak,  mencukupi untuk kebutuhan satu bulan ke depan atau hingga menjelang Ramadhan,” katanya.

Seorang pengunjung Pasar Sentra Antasari, Saniati, sempat mengeluhkan kenaikan harga sejumlah sembako. “Antara lain gula pasir di kisaran Rp 18 ribu per kilogram,” katanya.

Ibu rumah tangga ini menyebut telur ayam ras dan telur itik masih normal. Disebutkannya, harga telur ayam ras Rp 16 ribu per kilogram. “Pokoknya harga-harga masih relatif stabil, dan yang terpenting stok barangnya selalu ada, jangan sampai kosong,” ujarnya.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Almin Hatta

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.