ACT

12 Tahun Mengayuh Sepeda Ke Sekolah, Duprani Menerima Program Sahabat Guru Indonesia

0 63

DUPRANI (58), sosok guru yang sudah tidak muda lagi, namun dirinya masih tetap semangat untuk mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Pelambuan. Tiap hari ia harus mengayuh sepedanya untuk pergi ke sekolah dengan menempuh jarak 10 KM dari rumahnya.

“Dari awal saya mengajar 2006 sampai sekarang saya tetap bersepeda untuk ke sekolah dan sudah menjadi kebiasaan saya,” ujarnya.

Dalam hal mengajar lanjut Duprani, bukanlah hal yang mudah karena apa yang guru berikan kepada muridnya akan menjadi tanggung jawab di dunia maupun di akhirat. “Sudah takdir saya menjadi guru,” ucapnya.

Duprani menjadi salah satu guru yang menerima Program Sahabat Guru Indonesia dari Global Zakat ACT. Dia mengungkapkan program ini sangat bagus dan berguna bagi guru-guru di Indonesia apalagi mereka yang gajinya rendah dan tidak tetap.

“Terima kasih atas bantuan ini, semoga menjadi semangat saya menjadi seorang guru,” katanya.

Sementara itu, Anita, salah satu guru mengungkapkan dengan adanya program Sahabat Guru Indonesia ini cukup membantu kebutuhan keuangan guru, khususnya mereka yang bergaji rendah dan tak tetap. “Terima kasih atas bantuan ini, semoga menjadi penyemangat kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kami,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Fathoni (ACT)
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.