Manajemen Media untuk Tangkal Informasi Negatif

DIVISI Humas Polri sosialisasi pemantauan siber dan analisis media di Polda Kalsel. Kegiatan ini ditutup Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal, Kamis (22/8/2019).

KAPOLDA Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani mengapresiasi sosialisasi ini, karena kegiatan ini adalah bagian penting fungsi PR (public relation) Polri kepada masyarakat.

“Manajemen media adalah bagian penting bagi tugas Polri. Ada idiom siapa yang menguasai informasi, akan menguasai dunia. Ini juga dalam rangka pembentukan opini publik yang positif terhadap tugas-tugas Polri,” katanya.

Media sosial, lanjutnya, selain bisa untuk menyebarkan nilai kebaikan dan toleransi, bisa juga untuk hal negatif, seperti hasutan, fitnah, berita bohong, persekusi, dan ujaran kebencian. “Tidak hanya dikelola perorangan, namun juga ada industri hoax, dan juga digunakan sel-sel radikal untuk melakukan sebaran faham radikal guna menyulut konflik dan perpecahan,” katanya.

BACA : Pelaku Penebar Ujaran Kebencian Diringkus Unit Siber Ditreskrimsus Polda Kalsel

Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal mengatakan, saat ini adalah era globalisasi, dan Kapolri sering memberikan pandangan, dimana era globalisasi sudah datang, dunia menjadi serba mudah, perkembangan teknologi informasi berjalan seiring dengan era demokrasi.

“Dimana panglimanya adalah rakyat dan seluruh kebijakan harus mendapat restu dari masyarakakat. Oleh karena itu, Kapolri menerbitkan program Promoter. Kata profesional tidak pernah ada titiknya, yang menuntut Polri harus terus belajar dan menyesuaikan,” katanya.

Diungkapkannya, Kapolri menempatkan kebijakan manajemen media sebagai unggulan sebagai sebuah strategi tentang bagaimana dapat mengamplifikasi berita positif dan menekan berita negatif.

Karenanya, fungsi humas sudah menjadi fungsi utama bukan lagi pendukung dalam memanajemen media, khususnya media sosial yang tanpa ada filternya.

“Polda Kalsel dapat melaksanakan pemantauan dan analisis, termasuk memiliki pasukan siber yang handal dan militan, sehingga unsur pimpinan dapat menentukan kebijakan yang tepat,” katanya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news and updates delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time