BAB Sembarangan, Indonesia Berada Peringkat Kedua di Dunia Setelah India

CUKUP mengagetkan ketika Indonesia dikatakan berada di peringkat kedua setelah India dalam hal BAB sembarangan. Hal ini disampaikan ahli kesehatan masyarakat DR Juanda disela kegiatan sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Hotel Rodhita Banjarbaru, Jumat (21/6/2019).

“INDONESIA berada diperingkat kedua setelah India yang masyarakat buang air besar sembarangan (BAB), data itu ada di Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Menurut Juanda, untuk menekan hal  tersebut pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menjalankan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Didalam program ini dilakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat untuk budaya hidup sehat.

BACA: Tahun Ini, PUPR Banjar Target Bongkar 300 Jamban Apung di Sungai Martapura

Ahli kesehatan masyarakat ini juga memaparkan program 5 Pilar STBM, yakni  stop buang air besar sembarangan (Open defecation Free),  cuci tangan pakai sabun,  pengelolaan air minum atau makanan di rumah tangga,  pengelolaan sampah rumah tangga, dan terakhir pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Terpisah, Ketua Panitia Sosialisasi 5 Pilar STBM, Zulfikas Ali AS mengatakan, kegiatan yang pihaknya gelar bertujuan untuk menyiapkan tenaga fasilitator STBM. Para fasilitator ini terdiri dari para mahasiswa dan alummni yang akan jadi pemicu program STBM. “Kita mencetak tenaga pendamping dan fasilitator, serta kader yang kita ambil dari PKK, Dinas Kesehatan, Pramuka,” jelasnya.

Pada kesempatan ini Zulfikar yang juga Dosen Kesehatan Lingkungan di Poltekes Banjarmasin menekankan, dalam 5 Pilar STBM semuanya terkait kesehatan lingkungan masyarakat. “Melalui tenaga pendamping dan kader yang kita cetak diharapkan dapat mengubah pola hidup masyarakat dari tidak sehat menjadi sehat,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Fahriza