ACT

Manfaatkan Libur Lebaran, Lapas Amuntai Diserbu Pembesuk

0 152

RATUSAN keluarga dari warga binaan di Lapas Kelas IIB Amuntai rela antre agar bisa berkunjung sekaligus bersilaturahmi pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah. Sebagian besar warga binaan adalah warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan Balangan.

KEPALA Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Amuntai Mohamad Yahya mengakui ada ratusan pembesuk yang datang di hari lebaran kedua, Kamis (6/6/2019).

“Untuk ketertiban dan keamanan terpaksa kami batasi jadwal besuk dengan cara diberikan antrean.Mengingat banyaknya tamu yang akan membesuk warga binaan di Hari Raya Idul Fitri, terpaksa mereka harus antre terlebih dahulu dan jadwal besuk kita batasi,” ucap Kalapas Kelas II B Amuntai Mohammad Yahya kepada jejakrekam.com di Amuntai, Kamis (6/6/2019).

BACA : Tanpa Pemberitahuan, Urine Petugas Lapas Klas IIB Amuntai Diperiksa

Dia juga menjelaskan warga binaan yang ada di Lapas Kelas II B Amuntai berjumlah 447 orang. Mereka itu di antaranya 353 orang berstatus narapidana dan 94 orang berstatus tahanan.

Yahya menyampaikan pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1449, ada remisi khusus yang diberikan pemerintah terhadap warga binaannya. Jumlah total penerima remisi sebanyak 233 orang, yakni 166 perkara umum dan 67 perkara khusus.

“Remisi khusus diberikan kepada warga binaan,yakni pemotongan masa hukuman minimal 15 hari dan maksimal dua bulan. Pada remisi khusus tahun ini ada tiga warga binaan kami yang langsung menghirup udara bebas di luar lapas,” tegasnya.

BACA JUGA : Diajarkan Ilmu Fiqih, Warga Lapas IIB Amuntai Diharapkan Menjadi Lebih Baik

Yahya menyampaikan, untuk besuk keluarga di Hari Raya Idul Fitri, pihaknya menyediakan waktu khusus. Untuk yang pertama pada Kamis (6/6/2019) dan hari kedua pada Sabtu (8/6/2019).

“Kalau hari Jumat besok tidak kita jadwalkan kunjungan, karena waktunya sempit dan kita alihkan ke hari Sabtu,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.