ACT

Selama Simulasi Gratis, Tarif Bus BRT Ditaksir di Bawah Rp 10 Ribu

0 2.346

UJICOBA pengoperasian lima unit bus rapid transit (BRT) Banjarbakula koridor 1 sejak 2-6 Mei 2019 lalu yang mengaspal di jalanan Banjarmasin ke Terminal Banjarbaru, akan jadi bahan evaluasi Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan.

“UNTUK simulasi lima bus BRT Banjarbakula akan diberlakukan hingga 21 Mei nanti untuk pengenalan jalan. Nantinya, dari hasil simulasi bisa ditentukan berapa tarif yang akan dikenakan kepada para penumpang,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalsel, Rusdiansyah kepada jejakrekam.com di Banjarmasin, Selasa (7/5/2019).

Ia menjelaskan untuk pemberhentian BRT Banjarbakula koridor 1 dari Banjarmasin ke Banjarbaru, terdapat 17 halte. Sedangkan, dari Banjarbaru ke Banjarmasin ditopang 21 halte.

Rudiansyah mengatakan untuk konfirmasi keberangkatan bus Tayo warna biru itu dari Halte Titik Nol Kilometer pada pukul 07.00 pagi, dan pukul 07.30 pagi. Sedangkan, siang hari pada pukul 11.30 siang dan 14.30 Wita.

BACA : Uji Coba Lima Bus Biru BRT Banjarbakula Mengaspal di Koridor Satu

Sedangkan, dari Banjarbaru ke Banjarmasin, dari Terminal Banjarbaru pada pukul 07.00 Wita hingga 11.30 Wita dan siang hari pukul 14.30- 15.00 Wita. “Semoga simulasi ini berjalan lancar dan sesuai harapan. Jadi, apa yang kita rencanakan bisa terealisasi ke depan,” bebernya.

Untuk rute dari Banjarmasin ke Banjarbaru dimulai dari Halte 0 Kilometer-RSUD Ulin-Jasa Raharja-Terminal Km 6-Universitas Nahdlatul Ulama Kalsel-Gambut-Terminal Km 17-Kota Citra-Carsurin-Golf-Air Nav-Indomaret Bina Putera-Masjid Nuriyyah-Minggu Raya-Suzuki- Terminal Banjarbaru.

BACA JUGA : Minim Armada, Dewan Pesimis BRT Dapat Berjalan Efektif  

Sementara itu, Irfan, salah satu penumpang bus Tayo ini mengaku sangat senang dengan beroperasi moda transportasi massal tersebut.

“Dengan adanya bus ini, bisa melayani masyarakat, termasuk kami yang harus kuliah bolak-balik Banjarmasin-Banjarbaru,” ucap mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini.

Ia menikmati perjalanan dari Banjarmasin ke Banjarbaru sangat lancar, meski harus berhenti di beberapa halte untuk menjemput dan menurunkan penumpang dengan durasi sekitar dua menit. “Kalau di halte tidak ada penumpang, maka bus akan lewat saja,” ucapnya.

BACA LAGI : Dukung Operasional BRT, 7 Halte Segera Dibangun di Jalan Achmad Yani

Terpisah,  Staf Teknis Bidang Jalan Dishub Provinsi Kaslel Muhammad Wahyudi mengakui dalam ujicoba pengoperasionalan lima bus tidak dipungut biaya, hingga 21 Mei nanti. Hal itu juga sosialisasi dan mengakrabkan masyarakat dengan moda transportasi terbaru itu.

“Untuk tarif yang akan dikenakan, kemungkinan nantinya di bawah Rp 10 ribu jauh dekat. Kami juga telah bekerjasama dengan Bank Kalsel untuk menggunakan sistem pembayaran e-money,” imbuhnya.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.