Bagi Tiga Ring, 540 Personel Polisi Jaga Pleno Rekap Suara KPU Kalsel

RAPAT pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi yang digelar KPU Provinsi Kalimantan Selatan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian dibackup TNI. Ada 540 personel polisi dibagi dalam tiga ring akan berjaga-jaga di kawasan tempat berlangsung rapat pleno rekap suara di Jalan Achmad Yani Km 6 Banjarmasin itu.

KEPALA Satuan Tugas Pengamanan Penghitungan Suara, Kombes Pol Muhamat Khosim memastikan skema pengamanan rapat pleno rekapitulasi yang berlangsung sejak Selasa (7/5/2019), hingga Kamis (9/5/2019), diawali dengan sinkronisasi data rapat pleno  tingkat kabupaten.

“Yang pasti, 540 personel ini akan dibagi dalam tiga ring. Ring III di luar lokasi dan di jalanan, tertib lalu lintas. Sedangkan, Ring II, bisa preventif dan satgas tindak, antisipasi untuk orang yang mau unjuk rasa. Ring I dalam ballroom untuk pengamanan lokasi rapat pleno. Jadi, siapa saja yang boleh masuk telah ditentukan panitia, seperti komisioner KPU, para saksi, unsur Forkompimda, serta awak media,” ucap Direktur Sabhara Polda Kalsel ini saat mendampingi Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani memantau persiapan personel gabungan Polri dan TNI di halaman Hotel Ratan Inn Banjarmasin, Selasa (7/9/2019).

BACA : Tersisa KPU Banjar, KPU Kalsel Sinkronisasi Data Hasil Pleno 12 Daerah

Ia mengatakan 540 personel polisi itu dibagi dalam tiga shift, karena menyesuaikan agenda rapat pleno yang digelar KPU Kalsel. Menurut dia, para tamu hotel juga bisa maklum dengan pengamanan yang diberlakukan pihak kepolisian, demi menjamin keamanan selama pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi suara.  Termasuk, 180 personel yang ditempatkan di kantor KPU Kalsel, Jalan Achmad Yani Km 2 Banjamasin.

“Walau rapat pleno resmi dibuka esok (Rabu, 8/5/2019), yang pasti kami melakukan sterilisasi tempat berlangsung kegiatan itu,” ucap perwira menengah Polda Kalsel ini.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani mengatakan telah melakukan pemantauan untuk persiapan rapat pleno terbuka yang diawali dengan sinkronisasi data pada Selasa (7/5/2019).

BACA JUGA :  Data 40 TPS di Sekumpul Hilang, Pleno Kecamatan Martapura Terpaksa Molor

“Untuk polisi 180 orang yang menjaga ditambah satu SSK dari TNI. Karena kita selalu siap terhadap kemungkinan terburuk dan tidak ingin mengambil risiko sesuai standar operasional prosedur (SOP),” ujar Kapolda Kalsel saat memantau di kantor KPU Kalsel.

Jenderal bintang dua ini mengatakan penerjunan 180 personel baik berseragam dinas maupun preman juga dibantu pasukan TNI untuk pengaman objek seperti kotak suara, personel dan lainnya.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS