Lipat Surat Suara Pemilu, 66 Pekerja Dibayar KPU Rp 100 per Lembar

PROSES pelipatan surat suara dimulai KPU Kota Banjarmasin, Jumat (1/3/2019) di Gedung Wargasari, Taman Budaya Provinsi Kalsel, Jalan Brigjen H Hasan Basry, Kayutangi. Tercatat, ada 66 pekerja dari kalangan mahasiswa, masyarakat umum dan lainnya terlibat dalam pelipatan surat suara yang akan digunakan untuk Pemilu 2019.

UPAH untuk melipat satu suara suara dibayar KPU Banjarmasin seharga Rp 100 per lembar. Karlinah, misalkan, salah satu mahasiswi perguruan tinggi swasta ini mengaku senang ada pekerjaan tambahan untuk melipat surat suara.

“Apalagi, kegiatan ini pertama kali saya ikuti. Ya, bersyukur bisa dapat penghasilan tambahan,” ucap Karlinah, mahasiswi STIE Indonesia kepada awak media, Jumat (1/3/2019).

Karlinah bersama 65 orang tampak sibuk merapikan dan melipat suara yang telah diterima KPU Banjarmasin. Saat melipat surat suara, Karlinah pun mengaku bisa tahu bentuk surat suara Pemilu 2019, utamanya untuk pemilihan calon presiden-wakil presiden.

Perempuan muda yang ngekos di kawasan Kayutangi asal Muara Teweh, Barito Utara ini mengaku senang bisa terlibat sebagai pelipat surat suara.

BACA : Dikawal Polisi Bersenjata Lengkap, Surat Suara Ditempatkan di Gedung Wargasari

Menariknya, harga yang dibayar untuk surat suara DPD RI, DPRD Kalsel dan DPRD Banjarmasin dipukul rata Rp 100 per lembar. Sedangkan, untuk DPD RI yang jumlahnya relatif sedikit dibayar Rp 75 per lembar. Lebih murah lagi, ongkos pelipatan surat suara Pilpres 2019 dibandrol hanya Rp 50 per lembar.

“Jadi, semakin banyak mereka melipat, semakin banyak pula yang didapat. Namun, ongkos pelipatan yang kami bayar itu belum termasuk pajak yang harus dibayar mereka. Jadi, semua ongkos pelipatan akan dipotong pajak,” kata Ketua KPU Kota Banjarmasin, Khairunnizan, saat memantau proses pelipatan surat suara.

Menurut Khairunnizan, biaya pelipatan ini sesuai dengan kesepakatan seluruh KPU kabupaten dan kota, setelah memperhitungkan pajak yang dikenakan kepada pekerja pelipat suara suara.

Sebelum para pekerja lepas ini melipat surat suara, terlebih dulu para komisioner KPU Banjarmasin dan pihak sekretariat mengajarkan tata caranya. Termasuk, memasukkan dalam kelompok surat nanti, agar nantinya saat didistribusikan ke TPS tak tertukar untuk daerah pemilihan.

BACA JUGA : Surat Suara Pemilu 2019 Gelombang Kedua Telah Tiba di Banjarmasin

Sementara itu, Sekretaris KPU Kota Banjarmasin Husni Thamrin mengatakan nanti akan ada penambahan pekerja pelipatan surat suara. Walau di hari pertama tak sebanyak yang direkrut KPU Banjarmasin. “Masih banyak waktu, dengan banyaknya surat suara yang ada, tentu kita akan menambah lagi pekerja lepasnya,” kata Husni Thamrin.(jejakrekam)

 

Penulis Arpawi
Editor Didi GS