Gagal di PON 2024, Lagi Kalsel ‘Dikalahkan’ Sumbar Jadi Tuan Rumah MTQ 2020

KALIMANTAN Selatan harus kembali menelan pil pahit. Gagal di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang direbut Aceh-Sumatera Utara sebagai tuan rumah bersama, kini kejadian serupa terulang lagi.

KEINGINAN Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor agar Banua ini menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVIII Tingkat Nasional pada 2020, akhirnya pupus.

Kabar tak sedap ini diungkap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalsel Noor Fahmi kepada jejakrekam.com, Kamis (1/11/2018).

Menurut Noor Fahmi, untuk giliran tuan rumah MTQ Tingkat Nasional ke-27 yang baru saja berakhir di Medan, Sumatera Utara, pada 14 Oktober 2018 lalu. Sementara, Kalsel yang dulu dikenal sebagai gudang qori-qoriah harus puas bertengger di peringkat 10.

“Usai berakhirnya MTQ Tingkat Nasional XXVII yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara, ternyata Kementerian Agama menunjuk MTQ selanjutnya pada 2020 sebagai tuan rumah adalah Sumatera Barat,” kata Noor Fahmi.

Ia tak memungkiri, bukan Kalsel yang berambisi ingin menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXVIII itu, ada pula beberapa provinsi lainnya seperti Kalimantan Tengah (Kalteng), Riau dan Sumatera Selatan (Sumsel) juga mengajukan diri sebagai calon tuan rumah.

“Namun, sewaktu malam penutupan MTQ XXVII di Medan, justru penyerahan bendera MTQ oleh Pak Menteri Agama (Lukman Hakim Syaifuddin) diserahkan kepada Pak Gubernur Sumbar Irwan Prayitno,” tutur Noor Fahmi.

Menurutnya, dengan ditetapkannya Sumatera Barat sebagai tuan rumah MTQ XXVIII pada 2020 mendatang, jelas membuat Kalimantan Selatan harus kecewa. “Ya, kita harus akui kalah bersaing dengan provinsi lain,” katanya.

Apa penyebab kegagalan Kalsel menjadi tuan rumah MTQ XXVIII pada 2020 itu? Noor Fahmi menyebut penyebabnya adalah hasil verifikasi tim yang diterjunkan Kemenag, karena Sumbar dinilai lebih siap menjadi tuan rumah.

“Sumbar memang sudah lama tak menjadi tuan rumah, hampir 35 tahun. Mereka pernah jadi tuan rumah MTQ ke-14 pada 1983 silam,” katanya.

Sementara, beber Noor Fahmi, Kalimantan Selatan pernah menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) pada 2011 yang dipusatkan di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, ketika itu.

“Level STQ sebelum dihapus setara dengan MTQ. Sebab, keduanya nyaris tak ada perbedaan. Kemungkinan itu salah satu pertimbangan tim Kemenag akhirnya memutuskan Sumbar menjadi tuan rumah MTQ selanjutnya pada 2020 mendatang,” pungkasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Asyikin
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...