Dirgahayu

Komisioner KPU Kalsel Hatmiati Mendapat Anugerah Sastra Rancage Tahun 2018

ENAM sastrawan Indonesia menerima anugerah Sastra Rancage Tahun 2018. Salah satu penerimanya adalah komisioner KPU Kalsel Hatmiati.

ANUGERAH Sastra Rancage adalah satu penghargaan bagi karya sastra yang ditulis dalam bahasa daerah atau bahasa ibu.

Tahun ini, beber Hatmiyati, anugerah Sastra Rancage diberikan kepada penulis sastra Sunda, Jawa, Bali, Lampung, Batak, dan Banjar.

“Tahun ini ada sekitar 50 karya sastra yang diseleksi ketat. Karya sastra kebanyakan berbentuk prosa dan puisi,” ujarnya.

Beberapa hal yang menjadi penilaian antara lain kemampuan bahasa, apakah penulis menguasai bahasa daerah dengan baik, kemudian penilaian kesusastraan secara umum. “Untuk dapat dinilai, setiap daerah minimal harus mempunyai tiga karya sastra berbahasa daerah atau bahasa ibu,” ucapnya.

Kategori sastra Sunda diberikan kepada “Miang” karya Nazarudin Azhar, kategori sastra Jawa kepada “Kakang Kawah Adi Ari-ari” karya Suharmono K.

Kategori sastra Bali untuk “Bulan Sisi Kauh” karya Nirguna, kategori sastra Lampung kepada “Semilau, Sang Rumpun Sajak” karya Muhammad Harya Ramdhoni, kategori sastra Batak kepada “Bangsa na Jugul Do Hami” karya Panusunan Simanjuntak, serta kategori sastra Banjar diberikan kepada “Pilanggur” yang merupakan kumpulan cerpen dari Hatmiati.

“Anugerah Sastra Rancage tahun ini telah memasuki usianya ke-30 tahun. Selama kurun waktu tersebut sudah ada 100 orang pegiat sastra berbahasa daerah atau bahasa ibu, yang mendapat penghargaan ini,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Andi Oktaviani