ACT

Siaga Covid-19, KNPI Kalsel Sarankan Pilkada Ditunda

0 142

HINGGA Sabtu (21/3/2020) siang, sudah 450 orang terinfeksi virus Corona. Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel Fazlur Rahman menyarankan pemilihan kepala daerah September mendatang ditunda.

FAZLUR menilai pilkada di tengah mewabahnya Covid-19 tidak akan optimal, baik dari sisi proses maupun hasilnya.

“Tahapan pendaftaran mungkin bisa dilewati karena bersifat administratif, namun tahapan kampanye atau sosialisasi tentu saja akan sulit sebab hal itu menuntut interaksi antara pendukung dan calon pemilih sesering dan seluas mungkin. Belum lagi pengawasan yang belum tentu bisa maksimal,” kata Fazlur, Sabtu (21/3/2020).

Advokat muda ini berpendapat pada masa seperti sekarang, sebaiknya memusatkan perhatian untuk hal yang mendesak dan perlu.

“Kami bermaksud menyampaikan opini. Pemerintah punya opsi untuk menerbitkan regulasi perpanjangan masa jabatan kepala daerah yang ada atau menunjuk penjabat sesuai aturan yang ada,” kata politisi PDIP ini.

Menurutnya, anggaran menjadi salah satu pertimbangan untuk menunda pilkada serentak, sebab menangani Covid-19 lebih baik dianggarkan dalam APBN maupun APBD.

“Pilkada yang memerlukan anggaran puluhan bahkan ratusan miliar rupiah untuk 1 jenis pemilihan, bayangkan totalnya jika untuk pilkada di seluruh Indonesia. Pilkada tidak harus dilaksanakan atau dapat ditunda beberapa waktu, tidak harus September ini,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.