Capping Day, Ucapkan Janji dan Pemasangan Pin bagi Perawat

BERTEMPAT di Maridian Room, Hotel Nasa Banjarmasin, Senin (22/04/2019), sebanyak 72 orang mahasiswa dan mahasiswi Akper Kesdam VI/Mulawarman  menghelat kegiatan Capping Day.

KATA Capping Day sendiri sudah tidak asing lagi di kalangan bidan dan perawat di dunia. Karena Capping Day merupakan salah satu tradisi yang masih dilakukan hingga saat ini. Dalam dunia pendidikan keperawatan di Indonesia, hampir semua sekolah keperawatan baik akademi maupun sekolah tinggi/universitas melakukan Capping Day setiap tahun.

BACA: Rahmaturriza Lulus Terbaik Akper Kesdam VI Mulawarman

Capping Day merupakan suatu seremonial yang dilakukan oleh mahasiswa tingkat satu yang telah menjalani perkuliahan selama kurang lebih satu semester. Saat Capping day mereka akan mengucapkan janji mahasiswa, lalu secara simbolis diberi pin dan kap (diperuntukkan khusus wanita-red) serta peresmian penggunaan seragam perawat.

Dalam rangkaian acara tersebut, para calon tenaga perawat profesional ini juga diajak untuk mengenang kembali tokoh perawat internasional asal Italia, Florence Nightingale. Tujuannya agar para mahasiswa tidak hanya mengikuti perkembangan dunia kesehatan pada zaman sekarang, namun juga mengenal tokoh pejuang kese-hatan dari Italia tersebut.

“Selain mengenalkan kepada mahasiswa tokoh kesehatan tersebut, menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) kami juga meningkatkan pelajaran bahasa Inggris kepada setiap para mahasiswa,” kata Direktur Akper Kesdam VI/Mulawarman, Hj Tri Mawarni.

BACA JUGA: Kesdam VI/Mulawarman Luluskan 93 Perawat

Sebagai bentuk kesiapan mahasiswa saat diterjunkan ke rumah sakit, ia mengklaim  pihaknya telah membekali anak didiknya dengan ilmu dasar kebutuhan dasar manusia.

“Untuk mengimplementasikan ilmu yang mereka dapat, kami akan tempatkan mahasiswa tersebut  untuk mengadakan aplikasi keperawatan di Rumah Sakit-Ruamah Sakit yang ada di Banjarmasin,” jelasnya.

Selain itu, Hj Tri Mawarni berharap, agar para mahasiswa yang berada dibawah naungan Akper Kesdam mampu mengabdikan diri bagi masyarakat dan pasien yang dirawat. Spesifikasi utama dari kampus ini sendiri adalah pertolongan pertama pada korban bencana. Jadi keunggulan kami adalah di bidang kegawatdaruratan,” ujarnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Fahriza