RSJ Kalawai Atei Palangka Raya Siap Tampung Caleg Depresi

JIKA sejumlah rumah sakit jiwa (RSJ) di daerah lain menyediakan ruangan khusus bagi calon legislatif (caleg) depresi, akibat gagal terpilih di Pemilu 2019. Ternyata, hal berbeda justru terlihat di RSJ Kalawa Atei Palangka Raya. Rumah sakit khusus memilik Pemprov Kalimantan Tengah ini tidak menyiapkan fasilitas itu.

MESKI begitu, RSJ  Kalawa Atei tetap siap menampung caleg depresi. Terutama, jika memang ada yang terindikasi mengalami gangguan jiwa. Sebab, kapasitas ruangan yang dimiliki, hanya terisi 30 pasien. Sedangkan, kapasitas kamar yang ada dapat menampung sampai 50 pasien. Selain itu, masih tersedia kamar inap bagi yang ingin dirawat sendiri.

“Pada prinsipnya kita siap jika ada ledakan pengunjung sampai seratus persen. Dengan tiga spesialis yang ada. Bahkan dokter umum on call 24 jam, “kata Plt Kepaa RSJ Kalawa Atei Palangka Raya dr Suyuti Syamsul kepada awak media di Palangka Raya, Senin (15/4/2019).

BACA : Caleg Stres Bisa Gunakan BPJS di RSJ Sambang Lihum

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kalteng ini, alasan pihaknya tidak menyiapkan kamar khusus bagi caleg depresi, lantaran selama ajang pesta demokrasi lima tahunan, RSJ Kalawa Atei tidak pernah melakukan proses pemulihan mental calon wakil rakyat yang tidak terpilih.

“Kita berdoa saja, tidak ada yang sampai dirawat. Ini karena caleg-caleg inikan orang-orang yang sudah matang, sehingga mudah-mudahan dapat mengelola stresnya,” ujarnya.

BACA JUGA : Psikolog ULM : Caleg Gagal Terpilih, Potensi Gangguan Jiwa Lebih Tinggi

Suyuti menambahkan, sesuai rekomendasi dokter, dari 30 pasien yang dirawat di RSJ Kalawa Jiwa, yang memiliki hak pilih dalam Pemilu 2019 hanya 15 orang saja. Mereka dinilai stabil untuk memberikan aspirasi.

“Jadi, tidak semua pasien RSJ, yang mendapat rekomendasi mencoblos. Bagi pasien gaduh gelisah karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain, tidak diperbolehkan,” tandasnya. (jejakrekam)

 

Penulis Tiva
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Kata mereka tentang jejakrekam.comhttps://www.youtube.com/watch?v=JMpxvqUGSc4&t=28s