Bupati Wahid Pinta Kades dan RT Melaporkan Warga yang Meninggal

AGAR tertib administrasi,  Bupati Hulu Sungai Utara, H Abdul Wahid HK meminta kepada kepala desa (Kades), rukun tetangga (RT) diseluruh Kabupaten HSU agar mendata dan melaporkan warga atau anggota keluarganya yang telah meninggal dunia.

ADAPUN tujuannya, kata Wahid, berkaitan dengan pembiayaan warga yang mau berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan,  baik puskemas (PKM), maupun Rumah Sakit Umum Daerah Pambalah Batung Amuntai (RSUD-PB).

“Pemkab HSU sudah menjalin kerjasama dengan BPJS,  guna melayani warga HSU yang berobat kelayanan kesehatan PKM muapun RSUD PB Amuntai.  Kita siapkan anggaran untuk itu kurang lebih Rp 30 miliar,” ujarnya Wahid.

BACA : Siapkan RP 30 Miliar, Pemkab HSU Jamin Kesehatan Masyarakat Sejak Lahir

Karena itu,  pencatatan warga yang sudah meninggal tersebut, agar menguranggi beban dan bisa dipindahkan ke warga lainya,  atau yang baru lahir. “Kami pinta jangan menunggu sakit baru berobat,  periksakan kesehatan dengan rutin untuk menjaga kesehatan. Kami berharap program ini bisa bermanfaat,” harapnya

Pelayanan yang disediakan bagi warga di RSUD PB Amuntai fasilitas kelas III,  yang membedakan hanyar fasilitas kamar,  masalah kamar mandi/WC, televisi dan yang lainya. “Tidak perlu surat surat untuk berobat, jangan ragu untuk datang ke PKM dan RSUD PB Amuntai, akan kita berikan layanan yang terbaik,” pungkasnya Wahid.

Pendataan, ujarnya yang dipinta kepada kepala desa dan RT untuk mendata masyarakat yang meninggal dunia agar di laporkan, agar tidak termasuk tanggungan. “Semua warga HSU akan diberikan layanan kesehatan yang baik,  mulai dari lahir di jamin gartis, agar masyarakat bisa hidup sehat, ” katanya.

BACA JUGA : Layanan Hemodialisis Beroperasi, RSUD PB Amuntai Sudah Layani 8 Pasien

Dengan ditandatanganinya kerjasama antara Pemkab HSU dan BPJS kesehatan maka dengan ini kabupaten HSU menjadi kabupaten ketiga di Kalsel yang telah berkomitmen untuk memberikan jaminan kesehatan tersebut bersama dengan Kabupaten HSS dan Kabupaten Balangan.

Pemkab HSU,  sebutnya Wahid, berkomitmen melalui jaminan kesehatan BPJS memberikan jaminan kesehatannya secara semesta  kepada seluruh masyarakat yang selama ini tergolong tidak mampu.

“Jika dihitung berdasarkan jumlah penduduk yang telah menerima jaminan kesehatan Nasional dan kartu Indonesia sehat adalah sebanyak 231.522 jiwa atau 100% dari total penduduk HSU, dengan itu seyogyanya tidak ada lagi permasalahan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan kesehatan di semua sarana kesehatan yang ada di Kabupaten HSU,” tegasnya.(jejakrekam)

Penulis Muhammad
Editor Fahriza
Anda mungkin juga berminat
Loading...