Dirgahayu

Tim SAR Kalimantan Selatan Evakuasi Korban Tsunami di Teluk Palu

TIM SAR Kalimantan Selatan yang terdiri dari personel kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin serta potensi SAR gabungan melakukan evakuasi salah satu jenazah korban gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018) pagi sekitar pukul 09.00 Wita.

“USAI tiba di Palu, kami langsung berkoordinasi, dan langsung juga mendapat tugas untuk mengevakuasi jenazah yang mengapung di laut tepatnya di perairan Teluk Palu,” ujar Kepala Seksi Sumber Daya Basarnas Banjarmasin, Endrow Sasmita melalui siaran persnya diterima jejakrekam.com, Minggu (30/9/2018).

Endrow menjelaskan ditemukan jenazah berjenis kelamin perempuan dan mengapung di Teluk Palu. Awalnya informasi itu didapat Basarnas Banjarmasin, dari laporan salah satu crew kapal tagboat yang melintas di kawasan perairan Teluk Palu. Kemudian, ditindaklanjuti dengan langsung melakukan proses evakuasi.

“Usai dapat laporan, langsung kami evakuasi supaya bisa diserahkan ke intitusi lain untuk dilakukan proses identifikasi,” papar Endrow.

Sementara itu, selain melakukan evakuasi jenazah yang mengapung pihak SAR Kalimantan Selatan juga menjalankan misi kemanusiaan. Seperti membersihkan tempat ibadah dan bergabung dengan potensi SAR lainnya.  Petugas gabungan ini membantu selama proses tanggap darurat pasca gempa bumi dan tsunami yang menyapu Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

“Misi kemanusiaan ini untuk membantu sesama karena warga Kalimantan Selatan juga peduli atas musibah ini,” pungkas Endrow.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Didi G Sanusi