Empat Medali Kejurnas Riau Disuguhkan Dua Atlet Panjat Tebing Kalsel

ATLET Kalimantan Selatan berjaya di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur XIII Tahun 2018 di Pematang Reba, Indragiri Hulu (Inhu), Riau yang resmi ditutup pada Sabtu (29/9/2018). Ada empat medali berhasil dibawa pulang dua atlet panjat tebing Banua ke Kalimantan Selatan.

DI AJANG nasional yang diikuti 245 atlet dari 26 provinsi se-Indonesia, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalimantan Selatan mengutus tiga atlet muda andalannya yang mengikuti lima nomor yang dipertandingkan di Riau. Kejurnas ini juga menjadi ajang seleksi sekaligus pemanasan bagi atlet nasional untuk menyongsong kejuaraan dunia yang dihelat di Kejuraaan Asian Youth di Chongqing, China.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi FPTI Kalimantan Selatan, Abdul ‘Gharoe’ Latif mengungkapkan ada empat medali yang diraih atlet andalan Kalsel dalam Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XII 2018 di Riau.

Rinciannya, M Firdan menyabet tiga medali. Satu medali perak di nomor lead perorangan Youth B, medali perunggu di Boulder perorangan youth B, dan satu perak di nomor speed world record perorangan youth B. Sementara rekannya, M Elfarezi Rizky merebut medali perak di nomor lead perorangan junior.

“Walau hasil kejurnas ini sangat memuaskan, tetapi kami tetap melakukan evaluasi terhadap tim yang diterjunkan dalam ajang kejurnas di Riau,” kata Abdul ‘Gharoe’ Latif kepada jejakrekam.com, Minggu (30/9/2018).

Menurut Gharoe, sapaan akrabnya, FPTI Kalsel tetap mengagendakan pembinaan yang lebih intens lagi. Apalagi, tahun depan Kalimantan Selatan akan menjadi tuan rumah Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XIV tahun 2019.

“Prestasi semacam ini dengan segala kelebihan dan kekurangan menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Terutama, menyiapkan atlet yang bisa menoreh pretasi prima. Utamanya lagi, kesiapan daerah untuk menjadi tuan rumah,” kata mantan aktivis lingkungan ini.

Gharoe juga berharap agar pemerintah daerah turut membantu FPTI Kalsel serta klub-klub panjat tebing yang ada di Banua, agar proses pembinaan terus berkelanjutan dan berjalan lebih baik lagi.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi G Sanusi
Anda mungkin juga berminat
Loading...