Walikota : Buktikan Prestasi Olahraga Kita Semakin Meningkat dengan Menjadi Jawara

MANTAN atlet bulutangkis asal Kalsel, Verawati Fazrin mengaku bangga dan tak menyangka bisa terlibat pawai obor Asian Games. Apalagi, Indonesia merupakan negara yang menjadi tuan rumah berkat pengunduran diri Vietnam sebagai tuan rumah sebelumnya. Kita tidak mungkin bisa jadi tuan rumah kalau ada yang mengundurkan diri seperti Vietnam. Karena kalau dipikir-pikir 45 negara kali 4 tahun kita dapat berapa tahun coba?, ucapnya.

VERA berharap pada momen ini bisa dimanfaatkan Indonesia yang memiliki suporter luar biasa banyak. Namun, tetap menjaga ketertiban agar tidak terjadi ricuh. “Seperti kemarin di Palembang sedih banget, baru dibetulin kok udah rusak lagi. Mudahan tidak ada lagi seperti itu, karena malu sebetulnya sebagai tuan rumah, kita stadionnya bagus banget di Senanyan dan Palembang,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan atlet marathon Dimas Seto yang mengaku senang bisa berkunjung ke Banjarmasin dan menjadi bagian diantara pembawa obor Asian Games. Artis ibukota ini berharap bisa menjadi penyemangat Indonesia untuk mendapatkan banyak medali. “Excited banget pastinya bisa diberi kesempatan. Apalagi sudah lama tak melihat sungai martapura,” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor mengaku bangga mendapatkan kesempatan membawa lari obor Asian Games 2018. “Rasanya mimpi jadi pelari pembawa obor Asian Games 2018. Tidak pernah bercita-cita, tetapi fakta membuktikan dan sangat membanggakan sekali bagi saya,” ucapnya.

Ia berharap kepada timnas Indonesia yang bertandingan nanti bisa menjadi atlet pemenang. Sebab, bagi dia, bangsa ini adalah bangsa pemenang. “Kata kuncinya adalah belajar, bergerak, latihan. Kalau rajin berlatih insya Allah kita akan juara,” katanya.

Orang nomor satu di jajaran Pemprov Kalsel ini mengatakan, bahwa Kalsel yang mendapat kesempatan untuk disinggahi obor Asian Games ini merupakan nyawa di Selatan. Tuan rumah dari Sumatera Selatan. Kemudian, obor ini sebelunya datang dari Sulawesi Selatan dan tiba di Kalimantan Selatan.

“Artinya memang selatan ini punya sejarah tersendiri. Dan kita harapkan obor ini membara membakar semangat anak bangsa, khususnya masyarakat Banua untuk menjadi provinsi yang bisa berdaya saing dan bisa membawa kesejahteraan untuk rakyat,” jelasnya.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengaku bersyukur, bahwa obor Asian Games bisa masuk ke Banjarmasin dengan lancar dan aman. Ibnu  mengatakan, identitas kota sungai di Banjarmasin bisa menyambut kedatangan obor Asian Games dengan kirab dari siring menara pandang menuju 0 KM dengan menggunakan kelotok yang kemudian diserahkan kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. “Ini sebuah kebanggaan bagi kita, khususnya Banjarmasin sebagai salah satu dari 53 kota yang dilalui oleh kirab ini,” ucapnya.

Mantan anggota DPRD Kalsel ini berharap, ketika obor tersebut meninggalkan Banjarmasin ini bisa mendapatkan spirit, sportifitas dan semangat Indonesia untuk lebih maju. “Sukses pelaksanaan Asian Games dan buktikan prestasi olahraga kita semakin meningkat dengan menjadi jawara,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Fahriza
Anda mungkin juga berminat
Loading...