RUPS Luar Biasa XL Axiata Setujui Perubahan Dewan Komisaris

0

PT XL Axiata Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)  telah menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Perubahan yang dilakukan ini salah satunya merupakan usulan dari Axiata Investment (Indonesia) SDN BHD dan diajukan atas rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi yang bertujuan untuk lebih memperkuat jajaran Dewan Komisaris dan Direksi dan diharapkan akan mampu mendorong kinerja bisnis perusahaan.
Presiden Komisaris Dr. Moh. Chatib Basri mengatakan, pihaknya senang menyambut Kenneth Shen dan Muliadi Rahardja di dalam Dewan Komisaris. Dengan pengalaman mereka yang luas di bidangnya masing-masing akan memberikan kontribusi dan perspektif yang baru di dalam menjalankan fungsi pengawasan dari Dewan Komisaris.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Dato’ Sri Shazzali Ramly atas jasa dan kontribusi beliau selama menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris sekaligus juga mengucapkan selamat atas pengangkatan beliau sebagai Managing Director/Group CEO di Telekom Malaysia Berhad.” katanya kepada pers di Jakarta, Selasa (22/08/207).
Pada susunan Dewan Komisaris, terjadi perubahan dengan penambahan satu anggota, yaitu Muliadi Rahardja sebagai Komisaris Independen dan Kenneth Shen sebagai Komisaris untuk menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Dato’ Sri Muhammed Shazalli Ramly.
“Rapat telah menyetujui perubahan kedudukan Bapak Peter Chambers dari semula Komisaris Independen menjadi Komisaris Perseroan,” katanya.
Presiden Direktur/CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, manajemen perusahaan yang kuat dan solid sangat kami butuhkan, terlebih di saat perusahaan menghadapi tantangan Industri Telekomunikasi.
“Kami sangat senang dan menyambut Bapak Allan Bonke dan Bapak Abhijit Navalekar di dalam Direksi Perseroan dan berharap dapat bekerja sama dengan mereka. Pengalaman dan kompetensi mereka di bidang strategi dan bisnis akan memperkuat manajemen, operasional dan transformasi XL Axiata ke depan.” bebernya.
Allan Bonke telah bergabung dengan XL Axiata sejak Januari 2017 sebagai Chief Commercial Officer dan memimpin Direktorat Marketing dan Sales. “Bapak Allan memiliki pengalaman yang luas di industri telekomunikasi. Sebelum bergabung dengan XL Axiata, Beliau menjabat sebagai Chief Sales Officer di salah satu operator telekomunikasi terbesar di Thailand, DTAC. Di perusahaan tersebut, beliau berhasil memimpin optimisasi distribusi, dan transformasi organisasi yang berorientasi pada digitalisasi dan kinerja,” katanya.
Selain di DTAC, Allan pernah memegang posisi kunci di beberapa perusahaan TIK lainnya, antara lain Grameenphone (Bangladesh), Uninor (India), Telenor (Denmark), dan SystemForum (Denmark).
Sedang Abhijit Navalekar telah bergabung dengan XL menjabat sebagai Chief Corporate Strategy and Business Development Officer. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 16 tahun di berbagai negara dalam bidang Strategi Korporasi, Transformasi Operating Model, Greenfield Operation Launch, Merger dan Akuisisi, Market Entry Strategy di bidang telekomunikasi, dan Satelit. Sebelum bergabung dengan XL. “Beliau adalah Partner di Strategy& consultant (sebelumnya Booz & Company) dan memimpin di Asia Tenggara di bidang komunikasi, media dan sektor teknologi,” tuturnya.
Susunan Dewan Komisaris, perubahan terjadi dengan penambahan satu anggota, yaitu Muliadi Rahardja sebagai Komisaris Independen dan Kenneth Shen sebagai Komisaris untuk menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Dato’ Sri Muhammed Shazalli Ramly. Rapat juga telah menyetujui perubahan kedudukan Peter J. Chambers dari semula Komisaris Independen menjadi Komisaris Perseroan.
Kenneth bergabung di Khazanah sebagai Executive Director of Investments di 2011.
Beliau memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di global investment, corporate finance dan mergers and acquisitions yang beliau dapatkan di New York, Hong Kong, Qatar dan Malaysia. Sebelum bergabung di Khazanah, Kenneth menjadi Advisor to the CEO dari Qatar Investment Authority (QIA) sejak th 2006 dan anggota Board of Directors of Qatar Holding LLC. Bapak Kenneth bertanggung jawab terhadap QIA’s direct investments baik di perusahaan public maupun private selain investasi di private equity, dan venture capital funds. Sebelumnya, beliau bekerja di Salomon Brothers Inc dan Lehman Brothers Inc. sejak th 1992 di Lehman’s Merchant Banking dan Principal Investments Groups di New York. Beliau memiliki gelar M.B.A dari the Harvard Business School dan B.A. dari East Asian Languages and Civilisations (Japanese) and Economics dari Harvard College.
Sementara Muliadi Rahardja sebelumnya adalah Vice President Director dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk.  Saat ini beliau juga merupakan anggota Dewan Komisaris PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Bapak Muliadi memiliki pengalaman yang luas di sektor perbankan, Micro-banking, SME business, Operations dan CREM, Human Resources, Risk Management dan Regional Corporate Office. Beliau memiliki gelar Master of Business Administration (MBA) dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) Cambridge USA dan Sarjana Akuntansi dan CPA dari Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. (jejakrekam)

  • Penulis : Tim Economic
    Editor    : Afdi Achmad

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.