Temui Direksi PTAM Intan Banjar, Ombudsman Kalsel Minta Segera Tuntaskan Keluhan Masyarakat

0

DIDAMPINGI Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Sopian Hadi, Asisten Bidang Pencegahan Maladministrasi Reni Yunita Ariany dan Wildan Fauzi, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Selatan Hadi Rahman, menemui Direktur Utama PT Air Minum Intan Banjar.

DIREKTUR Utama PT Air Minum Intan Banjar Syaiful Anwar dan Direktur Umum Abdullah Saraji, yang menerima rombongan, turut mendengarkan keluhan warga mengenai distribusi air yang tidak lancar di daerah Kecamatan Sungai Tabuk, Tatah Makmur, Aluh-Aluh dan Beruntung Baru.

Oleh karenanya, Hadi meminta Direksi PT Air Minum Intan Banjar segera merespons dan menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut. Dalam hal ini pengelola pengaduan PTAM Intan Banjar agar aktif dan cepat dalam menangani aduan-aduan yang disampaikan secara langsung maupun lewat kanal-kanal seperti call center, whatsapp dan instagram.

BACA: Hasil Opini Ombudsman 2022, 8 Kabupaten/Kota Di Kalimantan Selatan Masih Dalam Zona Kuning

“Pengelolaan pengaduan yang efektif adalah salah satu kunci pelayanan publik yang berkualitas dan menghindari maladministrasi berupa tidak memberikan pelayanan,” terang Hadi.

“Ada 2 hal penting yang perlu dilakukan PTAM Intan Banjar. Pertama, dalam jangka pendek segera menyelesaikan masalah distribusi air yang tidak lancar di beberapa titik, ini harus jadi perhatian utama, karena air merupakan kebutuhan dasar,” ucapnya.

“Kedua, dalam jangka panjang segera merealisasikan pemasangan sambungan baru di beberapa wilayah yang sudah direncanakan. Jika ada perbaikan jaringan pipa maka harus ada pemberitahuan kepada pelanggan dan memberikan jaminan pelayanan, antara lain dengan mengirimkan tangki air bersih ke rumah warga,” sambungnya.

BACA JUGA: Dihadapan Ombudsman Kalsel, PTAM Intan Banjar Komitmen Selesaikan Aduan Kenaikan Tarif

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PTAM Intan Banjar Syaiful Anwar menyampaikan, bahwa kondisi pelayanan pada wilayah yang sering dikeluhkan tersebut memang belum maksimal, dikarenakan berada di ujung jaringan pelayanan PTAM Intan Banjar.

“Tapi kami berkomitmen untuk melaksanakan saran dan permintaan Ombudsman Kalsel sesegeranya,” ujar Syaiful.

Saat ini, PTAM Intan Banjar telah berupaya mengirimkan air bersih melalui mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat, menerjunkan tim untuk memeriksa dan memperbaiki permasalahan distribusi air supaya bisa kembali lancar, serta terus mengaktifkan sarana pengaduan yang sudah disediakan.

Selain itu, PTAM Intan Banjar di tahun 2023 ini bersiap menambah sambungan jaringan baru sebagai solusi terhadap masalah penyaluran air di beberapa wilayah, khususnya Kecamatan Sungai Tabuk, Tatah Makmur, Aluh-Aluh, Landasan Ulin, Liang Anggang dan Beruntung Baru. Apalagi dengan adanya penambahan modal dan rencana penyertaan modal oleh pemegang saham.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.