Nonton Bareng Film Hayya, ACT Kalsel dan Gentara Gerakkan Kepedulian Banua

ADA banyak cara dalam menggerakkan kepedulian untuk sesama. Film bisa menjadi salah satu sarana untuk menghimpun kepedulian masyarakat Indonesia, terutama terkait krisis kemanusiaan yang sedang mendera negeri Palestina. Itulah semangat yang terlihat dari kegiatan ACT Kalsel bersama Komunitas Gentara – Sygma Daya Insani, Kamis (20/9/2019) tadi.

MENGGANDENG berbagai mitra seperti Persit Kartika Chandra Kirana dan Yayasan Ukhuwah, mereka menggelar acara nonton bareng film “The Power of Love 2 : Hayya” bersama yatim dan duafa di Bioskop XXI Duta Mall, Banjarmasin. Para penonton terlihat antusias. Mereka sudah berkumpul satu jam lebih awal.

“Saya sangat exited untuk menonton film ini. Saya melihat sekilas ada seting lokasi Palestina jadi pengen lihat. Apalagi ini kan perdana di bioskop,” ujar Robiannur, salah satu guru SDIT Ukhuwah yang membersamai murid-muridnya.

BACA: Humanity Water Tank Suplai Air Bersih untuk Siswa di Palestina

Head Of Marketing ACT Kalsel Retno Sulisetiyani menyebutkan jumlah peserta kegiatan itu membludak dari yang direncanakan. “Alhamdulillah warga Kalsel luar biasa antusias. Rencananya cuma satu studio, tapi akhirnya kami buka dua studio, jumlahnya mencapai 266 tiket yang terjual,” terangnya. “Ini menunjukkan bahwa rasa cinta dan kepedulian warga Kalsel begitu tinggi untuk sesama, khususnya Palestina. Dan kami bersyukur untuk itu,” imbuhnya.

Hal serupa juga disampaikan Ayu Wulandari dari Komunitas Gentara – Sygma Daya Insani. “Terima kasih kepada warga Kalsel yang telah berpartisipasi dan meramaikan bioskop untuk nonton Hayya. Semoga ini jadi bagian kontribusi kita membantu sesama,” ujar Ayu.

Nonton bareng ini juga turut dimeriahkan oleh anak-anak yatim dari Panti Asuhan Amal Insani. Mereka sangat gembira pertama kali menjejakkan kaki di bioskop. Bahrudin selaku pengasuh panti mengaku sangat terharu dengan kegiatan itu. “Ini pengalaman mewah bagi anak-anak. Hal ini bisa dicontoh lembaga yang lain untuk menghibur anak-anak disamping memberikan kebutuhan sehari-hari. Muatan pendidikan dan motivasi di dalam filmnya juga sangat bagus. Untuk bisa memberikan wawasan lebih terutama terhadap kondisi di Palestina,” tanggap Bahrudin. Menurutnya, film Hayya dapat meningkatkan rasa kepedulian dan kasih sayang kepada sesama. “Walaupun bukan saudara kandung akan tetapi mereka adalah saudara kita,” imbuhnya.

Dari kegiatan nonton bareng tersebut diperoleh donasi sebesar Rp 14.090.000,- yang berasal dari penjualan tiket dan galang dana langsung di bioskop. Sebagian donasi tersebut disalurkan dalam bentuk wakaf buku yang diserahkan langsung oleh Ayu Wulandari kepada Bahrudin. Sebagian lainnya akan disalurkan untuk Palestina melalui ACT.(jejakrekam)

Penulis Sultan Hasan (ACT)
Editor Fahriza