Bubuhan CSR Arutmin Satui Bersama DMII-ACT Bangun Komitmen Kerelawanan

USIA tua tak menyurutkan langkah Muhammad Nasir untuk mengikuti pelatihan relawan siaga bencana di Desa Sungai Cuka, Selasa (3/9/2019) dan Rabu (4/9/2019) kemarin. “Jiwa sosial saya terpanggil dan bagi saya menolong itu wajib. Jadi Saya harus ikut acara ini,” ucapnya penuh semangat. Lelaki 54 tahun asal Desa Satui Timur itu mengaku senang sekali ikut kegiatan itu. “Terlebih dapat ilmu baru bagaimana menggunakan ban dan sarung sebagai pertolongan pertama untuk evakuasi,” ungkapnya.

PELATIHAN yang difasilitasi Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) itu rupanya menuai kesan mendalam bagi para peserta yang berasal dari 14 desa di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu. Bahkan bagi mereka yang sudah berumur. Ridwan (50), warga Desa Sinar Bulan juga mengaku bangga bisa mengikuti kegiatan itu.

“Ilmu yang diberikan tentu sangat bermanfaat buat kehidupan sehari-hari, insya Allah akan Saya amalkan,” tuturnya. “Tidak hanya menghadapi bencana, tapi juga bagaimana memberikan pertolongan pertama,” ujarnya. Ridwan berharap kegiatan bisa dilaksanakan secara rutin.

BACA: DMII-ACT Bekali Kesiapsiagaan Bencana untuk 14 Desa di Satui

Koordinator Bubuhan CSR Arutmin Satui Akhmad Fauzi menjelaskan, pelatihan diberikan untuk warga desa agar masyarakat siap siaga dengan bencana alam. “Kecamatan Satui kerap dilanda banjir setiap tahun, tentu masyarakat perlu dibekali ilmu agar bisa meminimalisir kerugian,” ucapnya.

Antusias warga desa mendapat perhatian khusus dari Ubaidillah selaku tim DMII-ACT yang selama dua hari juga mengikuti kegiatan tersebut. “Apresiasi untuk warga Kecamatan Satui yang memiliki dedikasi kerelawanan yang luar biasa. Dari anak muda bahkan orang tua, semua semangat hingga selesai. Keren!,” ucap pria yang biasa disapa Ubai itu. Ubai mewakili DMII-ACT menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan semangat para peserta. “InsyaAllah setelah pelatihan ini kami akan terus saling berkomunikasi dan berkoordinasi melalui sebuah forum, sehingga harapan untuk terwujudnya komunitas siaga bencana bisa terealisasi,” imbuhnya.

Ubai juga mengapresiasi kegotong-royongan yang ditunjukkan Bubuhan CSR Arutmin Satui. “Pelatihan ini terwujud karena kolaborasi yang hebat dari Bubuhan CSR Arutmin dan ACT. Saya berharap dukungan bisa terus diberikan untuk membangun kerelawanan di Satui,” ucapnya.

Hal ini disambut baik oleh CDEA Superintendent PT Arutmin Tambang Satui, Gusti Surya. “Semangat para peserta pelatihan menjadi motivasi kami untuk terus mendorong kebaikan ini, Insya Allah akan kami siapkan program-program kerelawanan di lingkungan Satui,” ucapnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

Keberhasilan pelatihan relawan siaga bencana yang berlangsung selama dua hari berturut-turut itu juga tak lepas dari peran PT CLS, PAMA, Thiess, dan Darma Henwa. Keempatnya juga tergabung dalam forum Bubuhan CSR Arutmin Satui.(jejakrekam)

Penulis Retno Sulestiyani
Editor Fahriza