ACT

PKS Percaya Diri Usung Habib Aboebakar Jadi Penantang Paman Birin

336

PERNAH jadi penantang calon petahana Gubernur Sjachriel Darham dalam Pilkada Kalsel 2005, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan akan mengusung anggota Komisi III DPR RI Habib Aboebakar Alhabsyi sebagai jagonya di suksesi 2020 mendatang.

PENGALAMAN Habib Aboebakar Alhabsyi yang berduet dengan calon gubernur usungan PAN, Prof Ismet Ahmad yang merupakan mantan Sekdaprov Kaslel sempat menjadi runner up, ketika Pilkada 2005 dimenangkan duet Dua R, Rudy Ariffin-HM Rosehan Noor Bachri.

Pertimbangan PKS untuk mengusung Habib Aboebakar Alhabsyi karena Ketua DPP PKS Wilayah Daerah Kalimantan itu empat kali berturut-turut menyabet kursi DPR RI mewakili Banua. Saat ini, tren habib sangat berpengaruh di ranah politik Kalsel, termasuk figur Habib Aboebakar yang masih menjual, terutama di zona basis massa Hulu Sungai.

BACA : Figur Habib dalam Pusaran Politik Kalsel yang Ternyata Lebih Menjual

“Berdasar masukan dari masyarakat Kalsel terkait calon Gubernur Kalsel nama Habib Aboebakar Alhabsyi, termasuk yang paling tinggi untuk diusung sebagai kandidat. Apalagi, tren habib sangat menjual dalam politik elektoral Kalsel,” ucap Ketua DPW PKS Kalsel Ja’far kepada jejakrekam.com di Banjarmasin, Jumat (16/8/2019).

Mantan Ketua DPRD Hulu Sungai Selatan (HSS) ini mengungkapkan saat ini tren habib dalam pengaruhnya di politik elektoral tengah menjadi pembicaraan publik. Saat ini, ada tiga anggota DPD RI terpilih asal Kalsel bergelar habib, yakni Habib Abdurrahman Bahasyim, Habib Hamid Abdullah dan Habib Zakaria Bahasyim.

BACA JUGA : Jadi Pendamping Sultan Khairul Saleh? Demokrat Dukung Habib Banua Mencalon

“Sedangkan, Habib Aboebakar Alhabsyi pada Pemilu 2019 merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Kalsel 1 yang merupakan peraih suara terbanyak, di antara enam calon wakil rakyat Senayan Jakarta,” tutur Ja’far.

Ia menegaskan pengusungan Habib Aboebakar bukan sebagai pendamping, namun harus menjadi calon orang nomor satu karena PKS memiliki modal lima kursi di DPRD Kalsel. Untuk menggaet mitra koalisi, Ja’far mengatakan PKS membutuhkan kongsi politik yang memiliki visi dan misi yang sama. “Yang pasti, kami ingin kader PKS jadi nomor satu. Untuk posisi wakil belum terpikir ke sana,” cetusnya.

BACA LAGI : Pengaruh Habib Dalam Politik Elektoral

Meski dalam Pilgub Kalsel 2015 lalu, PKS masuk dalam garda pengusung duet Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin bersama mantan Walikota Banjarbaru Rudy Resnawan, Ja’far memastikan dalam menghadapi suksesi 2020 mendatang, PKS belum bisa menentukan arah koalisinya. Alasan Ja’far, saat ini, PKS masih merancang arah strategi pemenangan serta menjalin komunikasi politik dengan partner politik untuk membangun koalisi.

“Saat ini, masa pemerintahan Sahbirin Noor-Rudy Resnawan belum berakhir, makanya PKS masih masuk koalisi pemerintahan yang ada. Tapi, jika masyarakat ternyata menghendaki PKS mengusung sendiri, maka pilihan utama adalah Habib Aboebakar,” tandasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Arpawi
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.