Dirgahayu

Lintasi Jalan Komplek Rahayu, Banyak Pengendara Kebut-Kebutan

PENUTUPAN Jembatan Sungai Gardu I, usai jembatan darurat telah difungsikan memicu kemacetan parah hingga akses masuk ke komplek perumahan, dikeluhkan warga Kompleks Rahayu tembus ke Jalan Veteran, Sungai Lulut, Banjarmasin Timur.

SALAH satunya Eka, pemilik Depot Air Minum ini mengaku risih. Ini lantaran banyaknya pengendara kebut-kebutan di depan usahanya. “Pengendara motor sering ngebut, bahkan ada yang be-jumping,” ujar Eka kepada jejakrekam.com di Banjarmasin, Rabu (14/8/2019).

Eka menuturkan apa yang dirinya rasakan juga dialami beberapa warga lainnya. Apalagi, jika pengendara yang mengebut di saat warga orang tua atau tetuha berkumpul di depotnya, dibarengi dengan sumpah serapah.

“Bila tetuha tekumpulan disumpahi tu pang (bila para orang tua berkumpul pasti dimarahi),” ujarnya.

BACA : Jembatan Sungai Gardu I Ditutup, Jalan Komplek Rahayu Macet Parah

Sekadar diketahui, pekan lalu kemacetan parah terjadi di ruas Jalan Komplek Rahayu tembus ke Jalan Veteran, Sungai Lulut, Banjarmasin. Hal ini dipicu penutupan Jembatan Sungai Gardu I, usai jembatan darurat telah difungsikan.

Akibatnya, antrean panjang dan mengular sepanjang satu kilometer di Jalan Komplek Rahayu, hingga depan akses jalan terhubung di Jalan Pramuka. Tak hanya itu, antrean panjang kendaraan roda empat pun terlihat di ruas Jalan Pramuka, akibat tumpukan pengendara terjadi di depan Komplek Rahayu.

BACA JUGA : Mobil Dilarang Lewat Jalan Rahayu Diarahkan ke Jalan Pematang Sungai Tabuk

Hingga kini, dalam pantauan jejakrekam.com, petugas pengerjaan disibukkan dengan mendirikan stelling untuk memasang tiang pemancang jembatan Sungai Gardu I.

Namun, pemasangan ini diakui salah satu pekerja mengalami kendala. Lantaran, kabel Telkom dan listrik semrawut di area Jembatan Sungai Gardu. ‘Kendalanya di kabel, kami sulit mengerjakan jika tak disterilkan,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS