ACT

Masuk APBD 2020, Konsep Foresty City di Kalsel Segera Diterapkan

0 164

KONSEP kota hutan atau forest city ingin diwujudkan di Kalimantan Selatan (Kalsel). Model pemukiman baik rumah maupun bangunan yang ditopang hutan kota melahirkan udara sejuk, jadi model penataan kota pilihan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas).

KEPALA Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalsel Hanif Faisol Nurofiq mengatakan konsep kota hutan (forest city) dari Bappenas ini akan segera diwujudkan oleh Gubernur Sahbirin Noor.

“Konsep forest city ini sejalan dengan revolusi hijau yang dijalankan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Jadi, menuju forest city diawali dengan gerakan revolusi hijau. Dalam waktu dekat, akan dideklarasikan program forest city itu,” ucap Kepala Dishut Kalsel Hanif Faisol kepada awak media di DPRD Kalsel, Banjarmasin, Rabu (17/7/2019).

BACA : Tiru Finlandia, Nantinya Hutan Kalsel Bisa Dikelola Warga

Menurut dia, konsep kota di tengah hutan akan dibentuk di Kalsel, sehingga setiap daerah harus membentuk tata ruang sehijau mungkin agar melahirkan udara sejak di tengah pemukiman urban kota.

Hanif mengungkapkan saat ini Pemprov dan DPRD Kalsel tengah mengodok regulasi terkait foresty city, sehingga ada payung hukumnya bagi daerah. Ia menjelaskan konsep forest city dengan indikator utamanya adalah kota lestari, saat ini kota-kota maju di dunia telah menerapkan pola forest city.

Masih menurut dia, Pemprov Kalsel sendiri sudah menjalankan gerakan revolusi hijau dengan menanam pohon di atas lahan seluas 6.800 hektare. Dengan begitu, Hanif hakkul yakin pada 20 tahun ke depan, konsep forest city di Kalsel bisa terealisasi, karena target penanaman pohon sebnayak 32.000 hektare per tahun.

“Asumsi kami, konsep forest city ini akan tercapai, karena persiapan di lapangan sudah signifikan kemajuannya,” ucap mantan Kepala Dishut Kabupaten Tanah Bumbu ini.

BACA JUGA : Ramai-Ramai Klaim Kalsel Penuhi Kriteria Ibukota yang Baru

Dengan konsep forest city yang akan dialokasikan anggaran diakui Ketua Komisi II DPRD Kalsel Suwardi Sarlan. Menurut dia, rencana forest city sudah diusulkan dalam kebijakan umum platform anggaran (KUPA) APBD Kalsel tahun 2020.

“Konsep kota hutan ini sangat bagus dan patut didukung, apalagi menyangkut kepentingan masyarakat Kalsel dan kemashlatan nasional dan internasional,” tandas legislator PPP ini.(jejakrekam)

 

Penulis Ipik Gandamana
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.