Dirgahayu

Pentingnya Menjaga Aset dan Arsip Milik Daerah

GUBERNUR Kalsel Sahbirin Noor meminta pimpinan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkungan Pemprov Kalsel untuk menjaga aset dan arsip daerah. Sebab, aset atau arsip daerah bisa dikatakan sebagai kedaulatan negara yang harus dijaga dalam bentuk apapun, salah satu teritorial seperti kepulauan dan batas wilayah.

PIMPINAN SOPD harus benar-benar menjaga dan jangan sampai tercecer,” ujar Paman Birin saat bertemu Kepala Sub Direktorat Daerah I Arsip Nasional Republik Indonesia Abdul Haris M Ali.

Ia mengapresiasi Arsip Nasional Republik Indonesia yang menggelar bimbingan dan konsultasi arsip terjaga kepada perwakilan Pemprov Kalsel serta perwakilan 13 kabupaten dan kota di Kalsel.

“Kami menyambut baik upaya Arsip Nasional Republik Indonesia untuk melakukan bimbingan guna menjaga arsip daerah, khususnya di Kalimantan Selatan, yang merupakan salah satu pulau strategis di Indonesia,” ucapnya.

BACA : Gubernur Ingatkan Pentingnya Tata Naskah Dinas dan Kearsipan

Kepala Sub Direktorat Daerah I Arsip Nasional Republik Indonesia Abdul Haris M Ali mengatakan, pihaknya untuk melaksanakan bimbingan agar pemerintah daerah bisa memberikan pengamanan dan perlindungan arsip-arsip milik daerah.

Apalagi, tambah Abdul Haris, saat ini pemerintah daerah berdasarkan hasil laporan eksternal pengawasan kearsipan, termasuk kurang bagus lantaran masih kurangnya sumber daya manusia arsiparis di dalam sebuah lembaga pemerintahan daerah.

“Sebagai contoh, di Kalimantan Selatan pernah ada permasalahan atau sengketa terkait Pulau Larilarian, namun hal iti dapat terselesaikan dengan masih terjaganya data aset dan arsip daerah,” katanya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel Nurliani Dardie mengakui saat ini Kalimantan Selatan baru memiliki 5 arsiparis, padahal idealnya sedikitnya memiliki 55 arsiparis.

Nurliani berharap, dengan dukungan penuh Gubernur Kalimantan Selatan, seluruh aset dan arsip daerah akan terjaga dengan baik. “Alhamdulillah, saat ini Kalimantan Selatan memiliki gedung arsip sendiri, yang tempatnya lebih luas dan besar, sehingga diharapkan semua data aset dan arsip dapat terjaga,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Balsyi
Editor Andi Oktaviani