Pemerintah Harus Antisipasi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok

LONJAKAN harga kebutuhan pokok, termasuk gas elpiji 3 kg dikeluhkan masyarakat. Komisi II DPRD Kalsel meminta pemerintah, di tingkat pusat maupun daerah agar mengambil langkah-langkah strategis sehingga masyarakat tidak terbebani. “Kami minta pemerintah agar mengambil langkah antisipatif,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kalsel Suwardi Sarlan.

MENURUTNYA, salah satu langkah antisipasi yang bisa dilakukan adalah operasi pasar. “Tidak semua barang mesti digelar operasi pasar. Ada bahan-bahan kebutuhan pokok yang membuat inflasi atau istilahnya yang sangat terasa kenaikan harganya. Itu yang harus diperhatikan oleh pemerintah, ” katanya.

Pihaknya menjadwalkan mengundang Dinas Perdagangan Kalsel serta instansi terkait lainnya guna meminta informasi dan koordinasi mengenai upaya pemerintah daerah dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok tersebut.

Di Banjarmasin, bawang putih yang semula hanya sekitar Rp 20 ribu per kilogram, kini naik hingga Rp 40 ribu per kilogram. Tomat yang biasanya Rp 13 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram. Gula putih yang Rp 11 ribu, naik menjadi Rp 14 ribu per kilogram. Sementara, elpiji ukuran 3 kg harganya sudah mencapai Rp 32 ribu bahkan Rp 40 ribu per tabung.(jejakrekam)

Penulis Ipik Gandamana
Editor Andi Oktaviani