Dirgahayu

Pipa PDAM Bocor, Ribuan Warga Sungai Tabuk Terancam Krisis Air Bersih

RIBUAN warga Kecamatan Sungai Tabuk terancam krisis air bersih akibat pipa air bersih dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gubernur Syarkawi mengalami kebocoran, Kamis (18/4/2019).

KESULITAN atau krisis air bersih kembali terjadi pasca bocornya pipa air bersih PDAM Intan Banjar dari IPA Gubernur Syarkawi di Kecamatan Gambut. Kebocoron pipa air bersih ini disikapi PDAM Intan Banjar dengan mematikan aliran air bersih ke ribuan pelanggan di Kecamatan Sungai Tabuk dan sekitarnya.

BACA: Siapa Yang Memperbaiki Pipa Bocor Milik PDAM Intan Banjar?

Humas PDAM Intan Banjar Azwar tak menampik kebocoran tersebut. Namun, ia tidak menjelaskan berapa jumlah pelanggan yang terdampak dan mengalami krisis air bersih. “Benar ada kebocoran pipa air bersih dari IPA Syarkawi,” jelas Azwar (18/4/2019).

Menurut Azwar, perbaikan kebocoran pipa air ini diperkirakan memakan waktu paling cepat selesai 3 hari dan harus menggunakan alat berat.

Dampak dari terhentinya pasokan air bersih ini sebagian pelanggan PDAM Intan Banjar terpaksa menggunakan air sumur. Siti Aisyah salah seorang pelanggan air minum atau air bersih mengaku terkejut, sebab sejak pagi air tak mengalir.

“Tadi pagi sekitar pukul 10.00 Wita saya barus sadar air ledeng tidak mengalir. Kalau tahu pasokan air bersih terhenti hari ini, maka saya akan lebih siap,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Fahriza