Inilah Raga, Aksinya Mencabut Baliho 01 yang Mendadak Viral

LAMA bungkam, usai video aksinya mencabut baliho capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin di pagar Bandara Syamsudin Noor, Jalan Achmad Yani Km 26 hingga 28, Landasan Ulin Banjarbaru, Minggu (10/3/2019), kini Raga Gapilau Jatsuma berani buka mulut.

STAF Bawaslu Banjarbaru ini menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, ketika aksinya itu membikin kegaduhan. Menurut Raga Gapilau Jatsuma, dirinya menyesalkan adanya tindakan dari oknum yang tidak bertanggungjawab dengan sengaja merekam dan menyebarluaskan video pendek berdurasi satu menit itu.

Dalam video itu, Raga sempat ditanya seseorang yang merekam aksinya. Utamanya, soal identitas dirinya, dan meminta agar baliho itu dibiarkan tak dicabut, karena ada lembaga yang berwenang. Namun, Raga tetap bersikukuh dirinya mendapat perintah dari atasannya untuk menertibkan baliho 01 itu.

BACA : Protes Bawaslu Banjarbaru, TKD 01 Mengadu ke Sentra Gakkumdu Kalsel

“Ada upaya menggiring opini publik negatif dan menimbulkan asumsi-asumsi liar yang menyudutkan dan merugikan saya, tanpa mengetahui kebenaran yang sesungguhnya,” kata Raga Gapilau Jatsuma saat ditemui jejakrekam.com di kantor Bawaslu Banjarbaru, Rabu (13/3/2019).

Dia menegaskan saat melakukan penertiban baliho kampanye itu, berdasar kesadaran tugas dan tanggungjawab serta wewenang yang diberikan Bawaslu Banjarbaru.

Dia menegaskan tindakan yang dilakukan juga berdasar hasil koordinasi bersifat instruktif dari tim penertiban alat peraga kampanye terdiri dari Kesbangpol, Bawaslu, KPU, Dishub, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Polres, perwakilan parpol peserta pemilu di Kota Banjarbaru.

“Saya yakin apa yang saya lakukan sesuai dengan prosedur dan mekanisme penertiban sebagaimana biasanya dilakukan Bawaslu Kota Banjarbaru,” ucap mantan Panwas Kelurahan Syamsudin Noor ini.

Raga mengaku bersedih dan prihatin atas peristiwa yang telah terjadi, tak hanya menimpa terhadap dirinya, namun berdampak pada keluarganya. Dia berharap kejadian ini tidak melebar. Ini mengingat tindakan yang dia ambil semata-mata atas kesadarannya sebagai bagian dari pengawas pemilu.

“Demi Allah, saya sama sekali tidak memiliki kepentingan politik praktis apapun pada kejadian tersebut. Apalagi tendensius kepada salah satu peserta pemilu,” tegas Raga.

Sebagai bagian dari pengawas pemilu, Raga berharap pemilu berjalan aman, damai dan adil. Sebagaiman harapan bersama untuk menjaga integritas penyelenggaraan pemilu.

BACA JUGA : Bawaslu Banjarbaru Sebut APK 01 di Pagar Bandara Dipasang TKD Kalsel

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang selalu mendukung terhadap penegakan keadilan hukum pemilu. Jadi, tujuan kita berdemokrasi dapat tercapai dengan baik dan benar,” tandas Raga.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS