ACT

Apakah Pemilu 2019 Panggung Politik bagi Generasi Muda?

0 265

DPD Taruna Merah Putih (TMP) Kalsel menggelar diskusi publik dengan menghadirkan caleg muda dari partai politik pengusung Jokowi – KH Ma’ruf Amin untuk mendalami sejauh mana peran gerakan politik Milenial pada Pemilu, di Taher Square, Sabtu (2/3/2019).

POLITISI PDIP Fazlur Rahman mengatakan, politisi muda mempunyai kelebihan tekad dan kemauan yang kuat, serta lebih energik dibandingkan dengan politisi senior, walau kalah dari segi kemampuan finansial.

“Kita memanfaatkan forum-forum diskusi seperti ini untuk menyampaikan pemikiran politik kepada masyarakat,” ungkap ketua DPD KNPI Kalsel ini.

Ia berpendapat, forum diskusi sudah jarang digelar, ditambah lagi dengan birokrasi yang berbelit-belit dan di beberapa tempat dilarang-dilarang untuk menyampaikan ide dan gagasan politik. “Kita harap pemerintah daerah untuk membuka ruang-ruang publik agar komunikasi politik lebih intensif lagi,” kata Fazlur.

Mantan Ketua BEM FH ULM ini memastikan diskusi politik bukan merupakan bentuk kampanye, namun lebih sebagai upaya pencerahan politik kepada masyarakat.

“Kegiatan seperti ini merupakan diskusi ilmiah dan terarah, serta merupakan salah satu cara menyampaikan gagasan yang baik kepada publik,” ucap Fazlur.

BACA : Semua Daerah Rawan, Caleg Berduit Rentan Lakoni Politik Uang

Ia mengatakan, seharusnya ranah pendidikan seperti perguruan tinggi untuk membuka ruang guna membedah lebih mendalam visi-misi politik caleg yang maju di Pemilu. “Namun, sepertinya KPU dan universitas menginginkan ranah perguruan tinggi steril dari politik,” katanya.

Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menyambut baik kegiatan TMP Kalsel untuk mendiskusikan lebih jauh peran pemuda dalam medan politik kekinian. “Pemuda harus hadir dalam proses demokrasi. Pemuda harus berpartisipasi dalam pesta demokrasi, baik sebagai pemilih maupun dipilih,” katanya.

Hermansyah menyebut figur yang duduk di lembaga legislatif dan eksekutif berada di tangan pemuda, sebab nyaris 40 persen dari total jumlah pemilih adalah generasi milenial.

Baginya, politisi milenial tidak kalah dengan politisi yang lebih senior, asal terus belajar dan menjadi mata dan telinga masyarakat guna menghadirkan kebijakan yang prorakyat.

Ketua TMP Kalsel M Syarifuddin mengatakan, pihaknya ingin membuka ruang dialog untuk menjawab pertanyaan yang timbul di tengah masyarakat.

Ia menyebut generasi muda jangan alergi politik, supaya yang terpilih nanti figur tepat untuk memimpin Indonesia lima tahun mendatang. “Kita bersama-sama untuk memperjuangkan Indonesia agar lebih baik ke depannya,” tandas Bang Dhin, sapaan akrabnya.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Andi Oktaviani

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.