Sejak Jumat Pagi, Akses Gerbang Lama ULM Ditutup Dialihkan ke Gerbang Baru

AKSES jalan utama memasuki kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ditutup sejak Jumat (22/2/2019) pagi. Para pengendara yang hendak memasuki kampus di Jalan Brigjen H Hasan Basry pun terkejut. Mereka disuruh berputar menuju pintu gerbang masuk dan keluar yang baru berseberangan dengan kantor Samsat Banjarmasin 2 di kawasan Kayutangi tersebut.

REKAYASA lalu lintas ini diberlakukan pihak Rektorat ULM untuk memanfaatkan akses jalan masuk dan keluar yang telah lama dibangun bersamaan dengan gedung-gedung baru di kampus biru itu.

Saat rekayasa lalu lintas ini diberlakukan, banyak yang tidak mengetahui. Apalagi, pintu utama masuk dan keluar langsung ditutup petugas sekuriti kampus. Pagar pun ditutup, sehingga banyak yang harus berbalik arah menuju ke pintu gerbang baru. Di depan jalan dipasang portal berisi pengumuman pengalihan arus masuk dan keluar di pintu gerbang baru.

BACA :  Dalam Waktu Dekat, Plafon Gedung Serbaguna ULM Segera Diperbaiki

“Sejak pagi tadi, kami sudah memberlakukan rekayasa lalu lintas akses masuk dan keluar di ULM. Kami hanya menjalankan perintah dari pihak Rektorat ULM. Makanya, kami berjaga-jaga di depan pagar masuk ini,” kata Satpam ULM, Rusdiansyah kepada jejakrekam.com, Jumat (22/2/2019).

Menurut dia, sejak pagi sudah dilakukan penutupan akses jalan yang sudah puluhan tahun digunakan untuk masuk dan keluar dari komplek kampus ULM. Rusdiansyah mengatakan pihaknya hanya disuruh berjaga-jaga, serta menegur pengendara sepeda motor atau mobil yang memasuki gerbang lama.

“Bagi pejalan kaki, masih diperbolehkan masuk dan keluar. Sedangkan, pengendara sepeda motor dan mobil harus memutar menuju pintu gerbang baru,” kata Rusdiansyah.

BACA JUGA :  Akademisi ULM Minta Belokan di Depan Kampus Dibuka

Mahasiswi program studi IPS Terpadu FKIP ULM, Kumala mengaku cukup terkejut dengan pemberlakuan larangan masuk dan keluar di gerbang utama. “Pagi tadi, saya terkejut, karena pagar langsung ditutup. Padahal, bagi kami pejalan kaki dari gerbang baru tentu lebih jauh dibandingkan dengan gerbang lama,” ucap Kumala.

Mahasiswi asal Barabai yang ngekos di kawasan Gang Ar Rahim, Pangeran ini mengatakan untungnya pihak keamanan tak melarang pejalan kaki menggunakan akses gerbang lama. Hanya para pengendara sepeda motor dan mobil yang disuruh menuju ke akses pintu gerbang baru.

BACA LAGI :  Gandeng Pengusaha Reklame, Depan Kampus ULM Kayutangi Bakal Dibangun JPO

“Memang, karena sudah terbiasa masuk ke pintu gerbang lama, agak susah mengubahnya. Ya, perlu waktu lagi. Apalagi, kami tak mengetahui kebijakan ini karena belum ada sosialisasi sebelumnya,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Siti Nurdianti
Editor Didi G Sanusi