Dana 12 M Dikucurkan, Lanjutan Proyek Penataan Trotoar A Yani Tunggu Pemenang Lelang

PENGERJAAN trotoar Jalan Achmad Yani KM 2 hingga gerbang kota Banjarmasin ditarget rampung seluruhnya tahun 2019. Dana sebesar Rp 12 miliar pun telah disepakati dewan dan eksekutif untuk menyelesaikan proyek prioritas yang diklaim menjadi kebanggaan pemkot ini. 

SUDAH rampung setengah pekerjaan, di lapangan pihak pemkot masih punya pekerjaan rumah menandaskan pembangunan trotoar dari depan Polresta Banjarmasin sampai gerbang kota di kawasan Pal Enam.

Kabid Jalan dan PJU Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Chandra mengatakan pekerjaan penataan kelanjutan proyek trotoar sampai kini masih menunggu hasil pemenang lelang. Dia berharap, secepatnya pemegang proyek segera didapatkan didapatkan.

BACA: Trotoar Sepanjang 2 Kilometer di Jalan Achmad Yani Ditata, Ini Rencananya!

“Ini lantaran pengerjaan membutuhkan waktu yang agak lama. Seperti menebang pohon-pohon di sekitar trotoar dan negosiasi ke pihak warga sekitar yang terdampak penataan ini,” ujarnya.

Chandra juga meminta pihak warga yang memiliki kepentingan di sekitar Jalan Achmad Yani bisa bekerja sama dengan sebaik mungkin. Sebab, tahun lalu diakuinya pemkot sempat dirundung kendala. “Seperti menata jembatan penyeberangan menuju kawasan ruko dan reposisi baliho,” ujar Chandra.

BACA: Demi Trotoar A Yani, Pohon Palem Ditebang, Sungai Dijamin Tak Dikorbankan

Terkesan fokus ke trotoar, lantas bagaimana dengan proyek pemeliharaan dan pembangunan jalan lainnya? Ia membeberkan sudah membagi rata proyek di lima kecamatan di Kota Banjarmasin. Berdasarkan hasil musrenbang masih-masing wilayah. Namun, Chandra enggan membeberkan data jalan mana saja yang dapat jatah perbaikan atau pemeliharaan.

“Jalan rusak akan tetap kami akomodir sembari melihat kondisi keuangan. Seperti di Jalan Lumba-Lumba di Kecamatan Banjarmasin Barat akan kita perbaiki tahun ini juga. Untuk diketahui kondisi jalan rusak banjarmasin masih ada puluhan persen. Ini terdiri 26,75 persen rusak ringan dan 3,65 persen rusak berat. Ini yang masih kami kejar,” tandasnya. (jejakrekam)

Penulis Donny Muslim
Editor Fahriza