Di Harjad Banjarmasin ke-492, Ibnu Sina-Hermansyah Ungkap Keberhasilan Tiga Tahun

PUNCAK peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-492 tahun berlangsung meriah. Suguhan tarian kolosal Pangeran Samudera menjadi pembuka di Panggung Terbuka Siring RE Martadinata, depan Balai Kota Banjarmasin, Senin (24/9/2018).

KEKOMPAKAN pun ditunjuk Walikota Ibnu Sina bersama Wakil Walikota Hermansyah. Mereka berdua pun membeber keberhasilan selama memimpin roda pemerintahan di ibukota Provinsi Kalimantan Selatan yang tengah memasuki tahun ketiga. Keduanya dilantik Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sejak 17 Februari 2016 lalu.

“Selama kurun waktu tersebut, masih terdapat pekerjaan yang akan terus dilaksanakan. Tentunya, akan menjadi pekerjaan rumah dan harus dikerjakan bersama. Kayuh baimbai untuk membangun kota Banjarmasin Baiman (barasih wan nyaman),” ucap Ibnu Sina.

Mantan Ketua DPW PKS Kalsel ini menegaskan di Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-492 tahun, tlah diberi ruang sebesar-besarnya bagi warga kota untuk berpartisipasi. Dibeberkan Ibnu Sina, kota bandar pinggir sungai, banjarmasin ini berkembang menjadi kota perdagangan dan jasa yang hidup dengan denyut nadi ekonomi dan destinasi wisata sungainya.

“Setiap sudut kota menjadi ruang ekspresi terbuka. Bahkan, pasar rakyat yang apa adanya menjadi ruang budaya yang menarik saat digelar Festival Pasar Rakyat dan Bakunjang ka Pasar,” kata politisi PKS ini.

Ibnu Sina jug menerangkan, permainan tradisional telah mendapattempat di Balai Kota dan tiap kecamatan. Di antaranya, lomba jukung, balogo, bagasing, bakiak, tarik tambang, asinan dan engrang. Permainan warisan leluhur itu mulai diikuti dan dimainkan anak–anak milenial. Meski saat ini, mereka justru akrab dengan gadget dan game online.

Mantan anggota DPRD Kalsel ini mengatakan, saat ini tumbuh Kampung KB – Kampung Baiman di 11 kelurahan. Di antaranya, Kampung Budaya Tunjung Maya, Kampung Bermain Gang Pendamai, Kampung Seribu Wajah Sungai Andai (Kampung Tentara, Kampung Polisi, Kampung Bunga), Kampung Tanggui Gang Pelangi, Kampung Karupuk, Kampung Tertib Lalu Lintas Banua Anyar, Kampung Hijau Sungai Bilu, Kampung Sasirangan Seberang Masjid.

Dijelaskan Ibnu Sina, sesuai dengan tema Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 492 yakni memantapkan Banjarmasin Kota Sungai Berbasis Ekonomi Kreatif dan SmartCity.  Masih kata dia, dengan tidak meninggalkan karakteristik daerah, serta budaya sungai dan kearifan lokal.

Ia menegaskan bersama wakilnya, Hermansyah terus berlari memfokuskan enam pilar utama pembangunan Banjarmasin Baiman yang terintegrasi. Di antaranya, Banjarmasin Bertakwa, Banjarmasin Aman, Banjarmasin Indah, Banjarmasin Maju, Banjarmasin Amanah, Banjarmasin Nyaman.”Langkah strategis tersebut akan diintegrasikan dan menjadi prioritas pembangunan kami,” ucapnya.

Masih menurut Ibnu, di usia 492 tahun ini, Kota Banjarmasin telah merencanakan pembangunan berkelanjutan, yakni pembenahan dan percepatan pembangunan fisik di Banjarmasin juga telah dilakukan jajaran Pemkot.

Ditambahkan dia, lebih dari sepuluh item pembangunan yang telah direncanakan Pemkot dan beberapa di antaranya kini dalam tahap pengerjaan, yakni pembangunan Pelabuhan Trisakti baru.”Rencananya akan dibangun di kawasan lahan seluas 400 hektare di Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan,” katanya.

Setelah Pelabuhan Trisakti baru yang bekerja sama dengan PT Pelindo III Banjarmasin terbangun. Ibnu-Hermansyah pun,membidik pengembangan wilayah tersebut juga dilakukan dengan menjadikannya kawasan industri strategis. Total lahan yang akan digunakan dalam rencana tersebut sekitar 1000 hektare.(jejakrekam)

Penulis Arpawi
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...