Generasi Milenial Jangan Terjebak Gerakan Radikal dan Terorisme

SEKARANG ini marak beredar informasi-informasi yang tidak jelas kebenarannya, bahkan hoax, termasuk ajakan untuk bertindak radikal dan terorisme.

DIREKTUR Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prof Irfan Idris pada seminar nasional dan workshop cerdas bersosial media dengan tema “Membumikan Nafas Gerakan Anti Radikalisme dan Terorisme untuk Pemuda di Zaman Now” di Aula Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, mengungkapkan Kalsrl relatif bersih dari tindakan yang mengarah ke radikalisme dan terorisme, namun yang perlu dikhawatirkan terpengaruh untuk itu.

“Di media sosial, ujaran kebencian fan intoleransi bisa saja terpengaruh. Jangan mudah kita bermedia sosial tanpa memahami konten negatif. Kami berharap generasi muda tidak cepat terpengaruh informasi hoax,” katanya.

IKLAN TENGAH

Diungkapkannya, kewaspadaan untuk tidak terpengaruh pada informasi negatif, dan tidak menyebar di komunitas generasi milenial.

“Yang paling penting memunculkan kepedulian terhadap sesama agar tidak menyebarkan konten-konten negatif yang bisa memecah belah bangsa,” bebernya.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...

Generasi Milenial Jangan Terjebak Gerakan Radikal dan Terorisme