Gaet Kalangan Muda, UNU Kalsel Ingin Lahirkan Ide-Ide Segar

BERSAING di tengah tumbuh suburnya perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, kampus hijau yang didirikan ormas Islam Nahdlatu Ulama (NU) pun menyambut revolusi industri 4.0 atau era digital, akan menempatkan kalangan muda untuk pengelolaan fasilitas pendidikan ini.

KETUA Badan Pengelola Universitas NU Kalsel, HM Syarbani Haira mengungkapkan berdasar hasil rapat kerja akademisi dan pengurus universitas itu telah dihasilkan sedikitnya ada beberapa terobosan.

“Kami akan merombak figur-figur yang selama kita percaya untuk menangani kampus UNU Kalsel. Formasinya, 90 persen anak-anak muda berusia 25 hingga 35 tahun, yang masih potensial dengan semangat tinggi dan ide-ide yang segar,” ucap HM Syarbani Haira kepada jejakrekam.com di Banjarmasin, Selasa (6/8/2019).

BACA : Target Akreditasi Prodi 2020, Rektor UNU Kalsel Lantik 37 Pejabat Baru

Katib Syuriah NU Kalsel ini mengungkapkan UNU Kalsel juga akan menata ulang sistem tata kelola dan bidang akademik. Ini menyesuaikan dengan keperluan hari ini era 4.0. teknologi dan pengajaran yang kami tetapkan mengarah sesuai kebutuhan era 4.0.

“Penguatan infrastruktur sesuai kebutuhan era 4.0, maka itu kami sudah membangun kerjasama dengan 41 perguruan tinggi terkemuka di Tiongkok, dalam bentuk pertukaran dosen dan mahasiswa, baik bidang penelitian dan pengabdian masyarakat,” papar mantan Ketua NU Kalsel ini.

BACA JUGA : Planologi UNU Kalsel Jajaki Kerjasama dengan Unibos Makassar

Syarbani mengungkapkan harapan UNU Kalsel adalah dengan konsolidasi ini mampu menyesuaikan dengan perkembangan nasional. “Hal ini juga menyikapi perpindahan ibukota negara ke Kalimantan. Jadi, kita siap menjadi besar dalam pembangunan nasional,” ucapnya.

Mantan dosen IAIN Antasari ini juga mengatakan UNU juga mengajak masyarakat pesantren se-Kalsel untuk bersama menyikapi dinamika zaman. “Dalam bulan ini, kami akan menggelar lokakarya bersama masyarakat pesantren, dalam rangka mengembangkan pesantren sesuai era 4.0,” imbuhnya.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS