ACT

Jadi Pendamping Sultan Khairul Saleh? Demokrat Dukung Habib Banua Mencalon

0 1.274

DIPREDIKSI raih tiga kursi di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan hasil Pemilu 2019, toh Partai Demokrat ingin menjadi parpol pengusung dalam pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel 2020 mendatang. Saat ini, nama Habib Abdurrahman Bahasyim alias Habib Banua mengemuka sebagai salah satu kandidat dalam suksesi Kalsel tahun depan.

KETUA DPD Partai Demokrat Kalsel Rusian mengakui saat ini, nama Habib Banua yang merupakan pelaksana tugas Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalsel mulai mencuat, baik bakal diduetkan dengan calon petahana, Gubernur Sahbirin Noor alias Paman Birin, maupun bersama para penantangnya, Sultan Khairul Saleh, caleg DPR RI terpilih asal PAN.

“Dari konstelasi politik yang berkembang belakangan ini, kami mengusulkan agar Habib Banua bisa diusung dalam Pilgub Kalsel 2020 mendatang. Bagaimana pun Habib Banua merupakan kader terbaik dan tentunya Partai Demokrat mendukungnya,” ucap Rusian kepada jejakrekam.com, Sabtu (15/6/2019).

BACA : Opsi Independen, Sultan Banjar Siap Tantang Sahbirin di Pilgub Kalsel

Mantan Ketua DPRD Kota Banjarmasin ini menyebut ketokohan dan kepopuleran Habib Banua sudah terbukti, karena dua kali pemilu yakni Pemilu 2014 dan Pemilu 2019, terpilih sebagai senator Senayan Jakarta yang mewakili Kalsel.

“Habib Banua merupakan figur yang mempresentasikan kaum muda yang religius, energik dan inspiratif. Apalagi, dalam pemilihan anggota DPD RI, Habib Banua merupakan peraih suara terbanyak, yang membuktikan rakyat mempercayakan amanatnya kepada beliau,” tutur Rusian.

BACA JUGA : Di Pilgub Kalsel, Sulaiman Umar Pesaing Kuat Paman Birin

Pinangan Partai Demokrat untuk mendampuknya sebagai kandidat di laga Pilgub Kalsel 2020, disambut hangat Habib Banua. Menurut mantan Imam Besar FPI Kalsel ini, dirinya saat ini memang tengah fokus berjuang di DPD RI. Namun, Habib Banua mengaku akan menunggu perkembangan politik yang terjadi di Kalsel, apalagi saat ini tahapan Pilkada 2020 belum dimuali.

“Sebenarnya, banyak figur yang telah bermunculan. Hal ini bisa menjadi pilihan bagi publik Kalsel dalam menentukan siapa calon pemimpinnya ke depan. Tinggal publik meneliti rekam jejaknya para kandidat itu, siapa yang pantas menjadi pemimpin Banua lima tahun ke depan,” tandas anggota MPR RI ini.

BACA LAGI : Staf Khusus Gubernur Sebut Paman Birin Terbuka dengan Kontestasi Politik

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Gerindra Kalsel Ilham Noor mengatakan pihaknya masih wait and see dalam menilai dinamika politik yang terus berkembang, seiring munculnya beberapa figur bakal calon gubernur. “Ya, kita lihat nanti saja. Yang pasti, Partai Gerindra masih berhitung dulu,” tegas Ilham Noor.

Apakah nanti koalisi Pilpres 2019 bisa dibangun dalam Pilgub Kalsel 2020? Ilham mengakui saat ini, koalisi yang dibangun parpol pengusung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni Partai Gerindra, PKS, PAN dan Partai Demokrat bisa saja berubah seiring dinamika politik yang berkembang.

“Tunggu saja, terlalu dini untuk membicarakan Pilkada Kalsel yang belum dimulai tahapannya,” tandasnya.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.