Hari Pertama Lancar, Ada 17.309 Siswa SMK se-Kalsel Ikut UNBK

UJIAN Nasional Berbasis Komputer (UNBK) serentak digelar Senin (25/3/2019) dengan tiga sesi untuk materi soal bahasa Indonesia. Besoknya, Selasa (26/3/2019) dengan tiga sesi untuk mata yang diujikan matematika dan Rabu (27/3/2019), giliran bahasa Inggris dan ditutup materi kejuruan pada Kamis (28/3/2019).

KEPALA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan HM Yusuf Effendi mengungkapkan tercatat ada 17.309 siswa di seluruh Kalsel yang mengikuti ujian nasional.

Ia menyebut jumlah siswa yang mengikuti UNBK berasal dari 121 sekolah di 13 kabupaten dan kota di Kalsel. Mantan Kepala Disdik Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengakui dalam UNBK tahun ajaran 2018-2019 ini terbagi dalam dua model, mandiri dan gabungan.

“Untuk 105 sekolah menggelar UNBK secara mandiir. Sisanya, 16 sekolah bergabung. Sedangkan, materi ujian juga dibedakan sesuai dengan kurikulum yang dipakai sekolah. Ada kurikulum 2006 dan 2013,” tutur Yusuf.

BACA : Benturan dengan Pemilu 2019, UNBK SMA Sederajat Dimajukan 1 April

Dia yakin para siswa sudah sangat siap untuk mengikuti UNBK yang belangsung selama empat hari. Tiga hari untuk mata pelajaran umum, dan satu hari untuk mata ujian kejuruan atau khusus.

“Sebelum digelar UNBK pada hari ini, setiap sekolah sudah melakukan simulasi,” ucapnya.

Tak ingin mengulang kejadian pada tahun lalu, Yusuf mengungkapkan dalam pelaksanaan UNBK tahun ajaran 2018-2019 ini telah disiapkan 275 server. Untuk pasokan listrik dijamin PLN, serta jaringan internet, Disdikbud Kalsel juga menggandeng PT Telkom.

“Tim khusus juga diterjunkan untuk mengantisipasi keluhan atau laporan dari pihak sekola yang menggelar UNBK,” kata Yusuf.

BACA JUGA : Disdik Banjarmasin Pastikan SMP Sederajat 100 Persen UNBK

Ia memastikan sudah 100 persen pelaksanaan UNBK pada 2019, sehingga tidak ada lagi sekolah yang menggelar ujian nasional berbasis kertas pensil (UNKP). Dengan meratanya jaringan internet dan terjamin pasokan listrik serta perangkat seperti laptop dan komputer tersedia di sekolah, Yusuf mengatakan justru dengan UNBK lebih efektif dan bisa meminalisir kecurangan dan kesalahan seperti pada UNKP.

“Jadi, kami pastikan semua sekolah sudah menggelar ujian nasional berbasis komputer. Bahkan, tak hanya di sekolah negeri, sekolah swasta hingga MA dan MTs juga memberlakukan UNBK,” papar Yusuf.

Ia juga menyebut berdasar data yang dihimpun dari Dinas Pendidikan kabupaten dan kota se-Kalsel, total peserta didik yang mengikuti UNBK tahun ajaran 2018-2019 mencapai 128.901 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Sementara itu, pada hari pertama UNBK yang digelar di SMKN 5 Banjarmasin, tercatat ada 586 siswa yang hadir. Sekolah kejuruan yang terletak di Jalan Sutoyo S ini, seluruh siswa kelas XII SMKN 5 Banjarmasin semua jurusan ini mengikuti UNBK, dari Geomatika hingga Teknik Sepeda.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Kata mereka tentang jejakrekam.comhttps://www.youtube.com/watch?v=JMpxvqUGSc4&t=28s